Sebelumnya
Dari potensi transaksi yang berhasil dicapai tersebut, kontribusi terbesar diperoleh dari enam kontrak dagang senilai 850 ribu dolar AS yang ditandatangani antara pelaku usaha Indonesia, yaitu PT Mega Andalan Kalasan dengan sejumlah buyer yaitu Babil Medical Equipment LLC dari PEA; Samiya International LLC dari Oman; Ibn Al Haytham Center dari Qatar; Behzad Medical Est, WLL dari Bahrain; Tabasheer Medical Co. Ltd. dari Sudan; dan Anudha Ltd. dari Tanzania.
Baca juga : Gelar Pentas Budaya Rayakan 73 Tahun Hubungan RI-Rusia
Penandatanganan enam kontrak dagang tersebut dilakukan para pimpinan perusahaan, disaksikan Dubes Husin, Konsul Jenderal RI Dubai K Candra Negara; Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Dita Novianti Sugandi Argadireja; serta Kepala ITPC Dubai Muhammad Khomaini.
Baca juga : Salurkan Sembako Di Trincomalee Dan Kandy
Khomaini mengungkapkan, pada keikutsertaan kali ini, sebanyak 592 buyer telah mengunjungi Paviliun Indonesia. Ketertarikan tersebut, katanya, menjadi hal yang sangat positif, setelah beberapa tahun Indonesia absen di pameran tersebut. Indonesia tampil di pameran Arab Health terakhir kalinya pada 2017.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.