Sebelumnya
Al Shun menekankan, pasukan Israel melakukan perang dengan kelompok yang tidak seimbang.
“Mereka memberantas anak-anak, perempuan dan warga tidak berdosa lainnya. Tidak pandang bulu. Sangat keji, tidak pernah melihat kami sebagai manusia yang memiliki hak kemanusiaan,” kecamnya.
Al Shun juga tidak habis pikir karena Israel melakukan kejahatan ini di tanah yang diberkahi Allah SWT. Penjelasan Dubes Al Shun disambut anggukan kompak dari para tamunya.
Beberapa hari ini situasi di Gaza memanas usai Israel dan Hamas (faksi di Palestina yang berkuasa di Gaza) saling serang. Serangan pasukan militan Palestina itu dimulai sejak Sabtu (7/10) pagi, yang diklaim sebagai serangan untuk mengakhiri pendudukan terakhir di bumi.
Baca juga : JK Sebut PMI Masih Kesulitan Tembus Palestina Dan Israel Evakuasi Belasan WNI
Pasukan Israel kemudian membalas dengan melancarkan Operasi Pedang Besi. Mereka mengklaim operasi ini menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.
Serangan Israel terhadap Gaza berlanjut hingga dini hari pada Minggu (8/10). Imbas saling serang Hamas dan Israel per Senin (9/10) mengakibatkan sekitar 1.600 orang tewas dan sekitar 6.000 terluka di kedua kubu.
Menurut Kementerian Kesehatan Israel, jumlah korban tewas di Israel telah meningkat menjadi sedikitnya 900 orang dan 2.600 lainnya terluka. Sementara di Gaza, pihak berwenang mengatakan 794 warga Palestina tewas dan 4.000 lainnya terluka.
Banyak yang mengecam Hamas karena melakukan serangan ke Israel. Namun, tidak sedikit juga menyalahkan Israel yang terus mencuri dan mengabaikan hak warga Palestina sejak dulu, yang ujung-ujungnya menjadi aksi perlawanan dari Hamas.
Baca juga : Regina Art Bakal Kembali Pentaskan "Dua Monolog" 5 Negara di Eropa.
Usai pertemuan dengan para dubes, Al Shun menyambangi Gedung DPR. Ia disambut Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon. Pada pernyataannya, politikus Partai Gerindra itu mengajak semua pihak obyektif dan adil memberikan pernyataan terkait situasi panas antara Palestina dan Israel.
Dia mengaku sedih melihat diamnya dunia internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas penindasan yang dilakukan Israel terhadap rakyat dan tanah Palestina. Fadli Zon pun menegaskan dukungan penuh Indonesia untuk membantu Palestina merdeka dan diakui sebagai negara berdaulat di mata internasional. Dia juga mengatakan, selalu berkordinasi dengan lembaga dan kementerian terkait untuk melihat alur bantuan untuk Palestina.
“Indonesia selalu siap membantu saudara kami, Palestina,” tegas Fadli.
Dubes Al Shun pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Indonesia atas dukungannya untuk Palestina. Dia meyakini, Palestina akan merdeka dari Israel. Dan Yerusalem akan kembali ke tangan rakyat Palestina.
Baca juga : Makin Dekat Dengan Israel, Iran Tuding Saudi Tikam Palestina Dari Belakang
“Indonesia selalu membantu Palestina dan menyampaikan sikap prihatin terhadap kasus yang terjadi di Palestina,” timpalnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.