BREAKING NEWS
 

Nyamar Jadi Induk Rubah

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 16 Maret 2024 06:35 WIB
Melissa Stanley mengenakan topeng rubah ketika memberi susu untuk bayi rubah. Foto: RICHMOND WILDLIFE CENTER

RM.id  Rakyat Merdeka - Merawat hewan liar, apalagi masih bayi, perlu berpura-pura menjadi ibunya. Cara ini dilakukan para staf Pusat Margasatwa Richmond di Virginia, Amerika Serikat (AS). Setiap dua atau empat jam sekali setiap hari, saat merawat dan memberikan makan seekor bayi rubah, para petugas menyamar menjadi induk rubah.

Dalam video yang diunggah ke halaman Facebook Pusat Margasatwa Richmond, Selasa (12/3/2024), Direktur Eksekutif Melissa Stanley terlihat mengenakan topeng rubah warna merah dan sarung tangan karet, saat memberikan asupan makan kepada bayi rubah. Sang bayi rubah tersebut ditempatkan di atas boneka rubah.

Dilansir Associated Press (AP), menurut Stanley, dengan cara itu, bayi rubah tersebut akan menganggap seperti dalam dekapan induknya. Selama memberikan makan kepada bayi rubah itu, juga harus minim suara.

Baca juga : Sebentar Lagi Panen Raya

”Penting memastikan bahwa bayi-bayi hewan tanpa induk yang dibesarkan di penangkaran tidak merasa dikelilingi manusia,” demikian pesan pada unggahan di Facebook tersebut.

Adsense

Stanley bercerita, bayi rubah tersebut dibawa ke suaka margasatwa pada 19 Februari 2024. Rubah itu ditemukan di sebuah gang di Richmond oleh seorang pria yang berjalan-jalan bersama anjingnya.

Semula, bayi rubah tersebut dikira anak kucing. Umurnya baru kurang dari 24 jam. Tali pusarnya masih membelit tubuh bayi rubah itu. Petugas suaka margasatwa awalnya ingin mencari induk dan sarangnya, agar bayi rubah itu bisa dipertemukan dengan induknya.

Baca juga : Naura Ayu, Pertama Kali Jadi Istri Muda

Namun ketika sarangnya ditemukan, induknya sudah tidak ada. Sang induk kemungkinan telah ditangkap seseorang dengan perangkap. Namun bayi rubah itu diperkirakan lolos dari perangkap jebakan atau terjatuh dari truk milik penangkap yang mengangkut sang induk rubah.

Para staf di pusat margasatwa itu memberikan makan kepada bayi rubah setiap dua atau empat jam sekali. Saat itu pula mereka harus mengenakan topeng rubah. ”Tujuan (perawatan saat ini) nantinya adalah melepas binatang-binatang ini kembali ke alam liar,” pungkas Stanley. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 16 Maret 2024 dengan judul "Petugas KPPS 2024 Diingatkan Jangan Lupa Makan Dan Istirahat, Masdalina Pane: Petugas KPPS Perlu Istirahat Bergantian"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense