RM.id Rakyat Merdeka - Tiga dari 10 kereta berkecepatan tinggi Prancis yang terdampak aksi vandalisme berupa pembakaran pada kotak kabel instalasi hingga mengakibatkan lumpuhnya jaringan kereta api pada Jumat (26/7/2024), terpaksa dibatalkan perjalanannya pada Sabtu (27/7/2024).
Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer adalah salah satu pengguna kereta cepat, yang terdampak kejadian ini. Saat hendak menghadiri upacara pembukaan Olimpiade di Paris pada Jumat (26/7/2024), Starmer yang berencana naik kereta cepat, terpaksa naik pesawat terbang.
Perdana Menteri (PM) Prancis Gabriel Attal memastikan, pasukan keamanan setempat mengusut tuntas kejadian ini.
Terkait hal tersebut, perusahaan kereta api nasional SNCF mengatakan, layanan pada Sabtu (27/7/2024) akan ditunda hingga dua jam pada tiga jalur utama keluar masuk Kota Paris.
Baca juga : Bakti Gandeng 30 Pemda Teken Perjanjian Pinjam Pakai Lahan
Penumpang Eurostar juga mengalami gangguan berkelanjutan pada Sabtu (27/7/2024). Seperempat perjalanan kereta internasional Eurostar terpaksa dibatalkan, selama akhir pekan pembukaan Olimpiade.
"Staf kami bekerja sepanjang malam dalam kondisi sulit di tengah hujan, untuk memperbaiki kerusakan," demikian keterangan Eurostar, seperti dikutip BBC, Sabtu (27/4/2024).
Kotak kabel di persimpangan di garis Utara, Brittany, dan Barat Daya dilaporkan menyala beberapa jam sebelum upacara pembukaan Olimpiade dimulai di Paris, Jumat (26/7/2024).
"Para penyabot memotong dan membakar kabel serat optik khusus, yang penting untuk menjaga keamanan fungsi jaringan kereta api," jelas otoritas setempat.
Baca juga : Ini Langkah BRI Perkuat Keamanan Digital dari Serangan Siber
Beruntung, pekerja kereta api berhasil menggagalkan upaya untuk menghancurkan peralatan keselamatan di jalur keempat.
"Pada tahap ini, lalu lintas di poros Utara akan tetap terganggu hingga Minggu (28/7/2024). Sedangkan perjalanan pulang pergi di Poros Atlantik pada akhir pekan ini, akan membaik," demikian penjelasan juru bicara jaringan kereta api, Sabtu (27/7/2024).
SNCF memperkirakan, sekitar 250.000 penumpang terdampak aksi sabotase ini pada Jumat (26/7/2024). Sementara Menteri Transportasi Junior Patrice Vergriete mengatakan, 800.000 penumpang berpotensi terdampak selama tiga hari.
Eurostar - yang menjalankan layanan internasional dari London ke Paris dan menggunakan jalur berkecepatan tinggi di Prancis - mengatakan, satu dari empat keretanya tidak akan dioperasikan selama akhir pekan ini.
Baca juga : Bamsoet Luncurkan Mobil BAIC dan Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Perakitan di RI
Wisatawan telah disarankan untuk menunda perjalanan mereka, mengingat gangguan diperkirakan berlangsung hingga Senin (29/7/2024).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.