RM.id Rakyat Merdeka - Pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh tewas dalam sebuah serangan yang di Ibu Kota Iran, Teheran. Hal ini diungkap oleh pernyataan resmi kelompok Hamas yang berkuasa di wilayah Gaza. Hamas menuding serangan ini dilakukan oleh Israel.
Haniyeh dan salah satu pengawalnya tewas , setelah gedung tempat mereka menginap diserang. Pimpinan Hamas itu berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran yang baru, Masoud Pezeshkian pada Selasa (30/7/2024).
Baca juga : PBNU Kasih 2 Pilihan ke 5 Kader yang ke Israel: Mundur atau Diberhentikan
"Gerakan Perlawanan Islam Hamas berduka cita untuk rakyat Palestina yang perkasa, untuk bangsa Arab dan Islam, dan untuk semua orang yang merdeka di dunia: Saudara, pemimpin, martir, Mujahid Ismail Haniyeh, pimpinan perlawanan, yang gugur dalam serangan Zionis di kediamannya di Teheran," kata pernyataan resmi Hamas.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga mengumumkan gugurnya Haniyeh. "Dini hari tadi (waktu Tehran, yang lebih lambat 3 jam 30 menit dari WIB), kediaman Ismail Haniyeh di Teheran diserang, yang mengakibatkan dia dan salah satu pengawalnya syahid. Penyebabnya sedang diselidiki dan akan segera diumumkan," kata IRGC, dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : PBNU Ke Kadernya Yang Temui Presiden Israel: Mundur Atau Dimundurkan
Pernyataan tersebut tidak merinci tentang bagaimana Haniyeh terbunuh dan IRGC mengatakan, serangan itu sedang diselidiki.
Sementara Israel tetap bungkam mengenai kematian Haniyeh. Media Israel hanya melaporkan, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memerintahkan para menteri kabinetnya untuk tidak berkomentar.
Baca juga : Gus Halim: Pemenuhan Prasarana Dasar Kunci Pengentasan Daerah Tertinggal
Namun, Menteri Warisan Sejarah Israel yang beraliran sayap kanan, Amihai Elihayu tampak mengekspresikan kegembiraannya, atas tewasnya pemimpin Hamas tersebut, di media sosialnya, X. Pembunuhan itu "membuat dunia sedikit lebih baik," tulisnya, dalam bahasa Ibrani.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.