RM.id Rakyat Merdeka - Rusia berharap hubungannya dengan Indonesia makin lengket. Sebagai perwakilan negaranya di Tanah Air, Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadyevich Tolchenov akan memprioritaskan penguatan kerja sama di berbagai bidang.
Penguatan kerja sama juga dipastikan akan didukung oleh keberadaan kantor perwakilan Rusia di Indonesia, yaitu kantor perdagangan hingga Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Rusia.
“Tugas saya di tahun-tahun mendatang adalah meningkatkan hubungan kerja sama politik, ekonomi, budaya, pendidikan, antarpebisnis, serta masyarakat. Kami siap memfasilitasi dan melakukan yang terbaik untuk mempromosikan proyek, program, pertukaran di berbagai bidang yang sangat berbeda,” ujar Dubes yang memulai tugasnya di Indonesia pada 8 Agustus 2024 ini.
Dubes Tolchenov bicara dalam konferansi pers perdananya sebagai Dubes Rusia, Selasa (20/8/2024), di Jakarta. Dia didampingi Dubes Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov.
Keduanya menyoroti kerja sama kedua negara di sektor ekonomi, perdagangan, hingga pertahanan.
Baca juga : Crazy Rich PIK Terlibat Mengepul Duit Setoran
“Itu sebabnya saya mencoba menghubungi sebanyak mungkin lembaga Kementerian di Indonesia untuk mengetahui sudut pandang rekan-rekan saya di Indonesia,” ucap Dubes Tolchenov.
Dubes yang pernah bertugas sebagai Minister-Counsellor pada 2008-2013 Kedubes Rusia di Jakarta ini juga makin bersemangat menjalani tugas-tugasnya itu.
Dia mengaku terkesan dengan percepatan pembangunan di Indonesia saat ini. Dia bersemangat untuk melihat perkembangan yang lebih pesat lagi di berbagai sektor.
“Perasaan saya campur aduk karena mengunjungi beberapa tempat di Jakarta. Saya tahu di beberapa tempat tidak ada yang berubah,” katanya, antusias.
Dubes Tolchenov juga menyinggung peluang baru untuk meningkatkan kerja sama kedua negara. Negeri Kremlin itu berencana membuka Konsulat Jenderal di Bali, serta penerbangan langsung antara Rusia dan Indonesia untuk meningkatkan pariwisata.
Baca juga : Tidak Cabut Gugatan Cerai
Menurutnya, keputusan untuk membuka Konsulat Jenderal di Bali karena banyak warga Rusia yang berkunjung di Pulau Dewata. Selain itu, akan ada penerbangan langsung dari Moskow ke Bali menjelang akhir tahun 2024.
“Kami akan bekerja untuk mengatasi masalah teknis agar penerbangan dimulai lagi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dubes Zagaynov menyampaikan pentingnya integrasi dengan negara-negara ASEAN untuk mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Dia mengatakan, prioritas kebijakan luar negeri Rusia tahun ini adalah memperkuat kemitraan strategis dengan ASEAN.
Dubes Zagaynov menyoroti komitmen terhadap prinsip-prinsip inklusivitas, transparansi, kepercayaan, dan manfaat timbal balik, serta pentingnya sentralitas ASEAN dalam arsitektur regional yang berkembang. Rusia berkomitmen meningkatkan kerja sama ekonomi, energi, pariwisata dan teknologi dengan ASEAN.
Baca juga : 100 Persen Golkar Setuju Bahlil Ketum
“Dalam bidang pendidikan dan budaya, kami telah mengadakan pertemuan diplomasi muda yang sukses di Sochi dan menyelenggarakan kursus pelatihan online untuk jurnalis ASEAN,” ujar Dubes Zagaynov.
Pada 26 Juli 2024, diadakan pertemuan tahunan menteri antara ASEAN dan Rusia di Vientiane, Laos. Pada pertemuan ini, diadopsi dokumen penting tentang pernyataan bersama yang bertepatan dengan peringatan 20 tahun bergabungnya Rusia dalam Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC). Dokumen ini menekankan kontribusi Rusia terhadap perdamaian, stabilitas dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.
“Pernyataan itu juga memiliki ketentuan yang sangat penting dari kerja sama masa depan antara ASEAN dan Uni Ekonomi Eurasia dan Organisasi Kerja Sama Shanghai,” pungkasnya. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 22 Agustus 2024 dengan judul "Mau Buka Konsulat Jenderal Dan Penerbangan Ke Bali, Rusia Ingin Hubungannya Dengan RI Makin Lengket"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.