Dark/Light Mode

Diperiksa KPK Lagi

Hasto Banyak Senyum, Tidak Kedinginan Lagi

Rabu, 21 Agustus 2024 08:05 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melambaikan tiba di gedung KPK untuk diperiksa, Selasa (20/8/2024). Sekjen PDIP itu akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan DJKA Kemenhub. (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melambaikan tiba di gedung KPK untuk diperiksa, Selasa (20/8/2024). Sekjen PDIP itu akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan DJKA Kemenhub. (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto kembali diperiksa KPK sebagai saksi. Bukan dalam kasus Harun Masiku, tapi terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Dari saat datang, sampai selesai diperiksa, Hasto banyak melempar senyum.

Hasto tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/8/2024), sekitar pukul 09.50 WIB. Hasto mengenakan setelan kemeja putih dibalut jas hitam. Hasto didampingi kuasa hukumnya, Ronny Talapessi dan Joy Tobing.

Hasto terlihat sangat percaya diri. Jalannya gagah. Penuh semangat. Hasto juga banyak menebar senyum ke awak media. Bahkan, Hasto mau menjawab semua pertanyaan yang diajukan awak media.

Baca juga : Cak Imin Cemas Ada Muktamar Tandingan

Setelah dimintai keterangan selama 4 jam lebih, Hasto keluar dari ruang pemeriksaan yang ada di lantai 2. Saat menuruni anak tangga menuju lobi gedung, Hasto kembali melempar senyum kepada wartawan yang sudah menunggunya. Hasto lanjut meladeni wawancara.

Kepada wartawan, Hasto mengaku, tim penyidik KPK mengajukan 21 pertanyaan terkait perkara di DJKA Kemenhub. “Ada sekitar 21 pertanyaan, termasuk sekitar 35 menit untuk mengisi biodata,” kata Hasto.

Pemeriksaan kali ini, diakuinya, lebih enak. Karena penyidiknya santai. Disediakan kopi dan makan siang. “Penyidiknya Pak Alfred sangat baik, dan saya tidak kedinginan, karena ruangannya sudah lebih hangat,“ ujar Hasto.

Baca juga : Sonny Pudjisaso­no: Dengan Putusan Ini Situasinya Jadi Adil

Hasto lalu menerangkan, materi pemeriksaan seputar perkenalannya dengan mantan Direktur Prasarana DJKA Kemenhub Harno Trimadi. Diketahui, Harno menjalani, proses hukum karena tersandung kasus dugaan korupsi di lingkungan DJKA. Hasto mengaku tak ingat, pernah atau tidak berjumpa dengan Harno.

“Saya tidak memiliki nomor handphone yang bersangkutan, tidak pernah melakukan komunikasi secara intens. Apakah bertemu atau tidak, saya kurang ingat, karena sebagai sekjen saya bertemu dengan begitu banyak orang,” ujar Hasto.

Hasto menyebut, tim penyidik KPK mendalami keterangannya soal alasan nomor handphone-nya ada di Harno. Kemudian juga terkait ada atau tidak dirinya mengeluarkan perintah terkait pengurusan proyek tertentu.

Baca juga : Ahmad Doli Kurnia Tandjung: Koalisi Indonesia Maju Akan Bahas Soal Ini...

“Seluruh klarifikasi sudah diberikan dengan baik,” tegas Hasto.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.