BREAKING NEWS
 

Buntut Beijing Kepung Wilayah Laut Taiwan

Gertak China, AS Dan Filipina Latihan Perang

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 16 Oktober 2024 06:20 WIB
Para perwira dari Korps Marinir Filipina dan Marinir Amerika Serikat dalam upacara pembukaan latihan militer bersama Kamandag 2024 di Fort Bonifacio, Manila, Filipina, Selasa (15/10/2024). Foto: AFP/TED ALJIBE

 Sebelumnya 
Rojas menampik operasi mi­liter hasil kerja sama dengan AS ini adalah respons atas aksi China mengepung Taiwan di awal pekan ini.

Pada upacara pembukaan Selasa (15/10/2024), Rojas menegaskan bahwa operasi Kamandag digelar bukan karena semata-mata eskalasi yang di­lakukan China.

Rojas mengaku, Operasi Ka­mandag telah direncanakan sejak lama bersama AS dan tak ada kaitannya dengan langkah provokatif China.

Baca juga : Emas, Rumah Hingga Vila Dirampas Untuk Negara

“Operasi tidak ada hubungan­nya dengan eskalasi apa pun yang terjadi di kawasan ini,” tegas Rojas seperti yang dikutip dari ChannelNewsAsia.

Direktur Latihan Filipina Brigadir Jenderal Vicente Blan­co juga menegaskan bahwa tujuan utama dari Operasi Ka­mandag ini sebagai langkah pertahanan diri.

“Operasi ini adalah doktrin pertahanan pantai. Doktrin ini menyatakan kita harus siap menghadapi pihak agresor yang berpotensi bisa melakukan se­rangan ke wilayah kita,” ungkap Blanco kepada wartawan.

Baca juga : Bahagia Tanpa Suami

Blanco juga menegaskan, operasi militer AS ini tak ada kaitan­nya dengan eskalasi antara China dan Taiwan awal pekan ini.

“Kami tidak berlatih untuk ikut berperang (di Taiwan),” tambahnya.

Sentimen serupa dinyatakan Perwakilan Marinir AS, Kolo­nel Stuart Glenn. Menurutnya, latihan ini untuk membantu AS dan sekutunya merespons krisis atau keadaan darurat dari pihak mana pun. DAY

Baca juga : Kabinet Bertambah, Komisi Di DPR Bertambah

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 16 Oktober 2024 dengan judul "Buntut Beijing Kepung Wilayah Laut Taiwan, Gertak China, AS Dan Filipina Latihan Perang"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense