BREAKING NEWS
 

Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei: Hamas Tetap Hidup, Meski Sinwar Tewas

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 19 Oktober 2024 14:03 WIB
Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memastikan, Hamas akan tetap hidup, meski pemimpinnya, Yahya Sinwar tewas di tangan Israel. 

Sinwar, tokoh kunci di balik serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel, terbunuh setelah pasukan Israel menyerang sebuah bangunan di Rafah, wilayah Gaza selatan pada awal pekan ini.

“Kekalahannya tentu saja menyakitkan bagi Poros Perlawanan, namun front ini tidak berhenti berkembang, seiring tewasnya tokoh-tokoh terkemuka,” kata Khamenei dalam pernyataannya, seperti dikutip BBC, Sabtu(19/10/2024).

Baca juga : Resmikan Kantor FIBA, Jokowi Komitmen Majukan Basket Indonesia

Poros Perlawanan yang didukung Iran, mencakup Hamas, kelompok militan Hizbullah Lebanon, serta kelompok bersenjata lainnya di Timur Tengah yang menyerang Israel.

Adsense

“Dia (Sinwar) adalah sosok yang bersinar dalam perlawanan dan perjuangan. Dengan tekad yang kuat, dia berdiri melawan musuh yang menindas dan agresif,” tambah Khamenei.

Puluhan Tewas

Otorotas Hamas melaporkan, sedikitnya 33 orang tewas dan 85 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia di wilayah Gaza utara, Jumat (18/10/2024). Jumlah korban tewas diprediksi mencapai 50 orang, mengingat banyaknya orang-orang terkubur di bawah reruntuhan bangunan.

Baca juga : Israel Bunuh Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh Di Teheran

Hingga kini, belum ada komentar langsung dari Israel mengenai serangan tersebut. Yang pasti, pasukan Israel telah mengepung kamp padat penduduk tersebut selama berminggu-minggu.

Israel mengatakan, serangan di wilayah tersebut dimaksudkan untuk mencegah pejuang Hamas berkumpul kembali dan melakukan serangan lebih lanjut. Sedikitnya 400 ribu orang terjebak di dalam kamp selama lebih dari dua minggu, dengan hanya sedikit makanan dan air minum.

Pertempuran juga berlanjut di Lebanon, tempat Israel melakukan invasi darat terhadap Hizbullah. Militer Israel mengaku telah membunuh sekitar 60 pejuang Hizbullah, dan menghancurkan pusat komando regional kelompok yang didukung Iran dengan serangan udara. Sementara Hizbullah menembakkan roket ke kota Haifa di Israel dan daerah-daerah di wilayah utara.

Baca juga : Cak Imin: PKB Tetap Kuat Karena Konsisten

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense