RM.id Rakyat Merdeka - Konsul Jenderal atau Konjen RI Cape Town bersama Duta Besar/ Kepala Perwakilan Negara-negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Pretoria Committee (APC) telah menemui Ketua Parlemen Afrika Selatan (Afsel) Angela Thokozile Didiza di Gedung Parlemen Afrika Selatan, Cape Town, Selasa (4/2/2025). Pertemuan dimaksudkan untuk lebih memperkuat hubungan dan kerja sama antara Afsel dengan negara-negara anggota ASEAN.
Pada kesempatan tersebut, Konjen RI Cape Town Tudiono menyampaikan hubungan Indonesia-Afsel telah meningkat ke kemitraan strategis sejak 2008. Kedua negara memiliki hubungan yang sangat baik di berbagai organisasi multilateral seperti G20, GNB dan baru-baru ini BRICS.
Secara historis, sosio-kultural, hubungan kedua negara telah terjalin sejak tahun 1694 dengan kedatangan Syekh Yusuf Al Makassari dari Gowa Sulawesi yang diasingkan Pemerintah penjajah karena perlawanannya terhadap penjajah. Jejak Syekh Yusuf selanjutnya diikuti ulama-ulama Nusantara lainnya seperti Syekh Abdullah Kadi or Tuan Guru, Syekh Lalu Abdul Kadir Jaelania (Dea Koasa), Syekh Lalu Ismail (Dea Malela) dari Sumbawa; Syekh Abdurrahman Matebe Shah dan Sayed Mahmud dari Kesultanan Malaka, Abu Sali dan Abu Rafi dua ulama bersaudara dari Banten.
Baca juga : Bank Mandiri Rilis Kartu Kredit Desain Khusus Bersama Club Harley Davidson
Syekh Yusuf Al Makasari merupakan ulama yang membawa syiar Islam pertama ke Afsel, sementara Tuan Guru menjadi pendiri masjid pertama di Afsel yang berlokasi di daerah Bo Kaap, Cape Town. Syekh Yusuf pada tahun 2005 diangkat sebagai Pahlawan Nasional Afsel atas perannya yang menginspirasi bangsa Afsel menentang penjajahan.
Diaspora Indonesia sebagai bagian dari Cape Malay di Cape Town saat ini mencapai lebih dari 330.000. Cape Town merupakan tempat singgah ABK Indonesia yang bekerja di berbagai kapal asing. Rata-rata sekitar 2.000-3.000 ABK Indonesia singgah di Cape Town setiap tahunnya.
Hubungan antarparlemen juga sangat baik. Banyak anggota DPR RI berkunjung ke Cape Town. Yang terakhir adalah kunjungan Wakil Ketua Badan Legislatif DPR RI pada Maret 2024.
Baca juga : Unik! Konjen RI Dan Menkeu Western Cape Gelar Pertemuan Sambil Lesehan Di Taman
Konjen RI berharap, Afsel dapat meningkatkan kunjungan parlemen ke Indonesia. Hubungan antarmasyarakat, pebisnis, wisatawan sangat penting. Oleh karena itu Konjen RI berharap Ketua Parlemen Afsel dapat mendukung upaya-upaya dalam mempermudah hubungan antarmasyarakat, hingga pebisnis.
Ketua Parlemen setuju pentingnya penguatan hubungan dan kerja sama antar parlemen. Yang bersangkutan mendukung upaya mempermudah hubungan antarmasyarakat, pebisnis dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.
Sebagai informasi, ASEAN Pretoria Committee adalah perkumpulan negara-negara ASEAN yang memiliki perwakilan pada tingkat Duta Besar di Pretoria, Afrika Selatan. Pada saat ini terdapat 7 negara anggota ASEAN di Pretoria, yaitu Filipina, Indonesia, Malaysia,Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Baca juga : Lontarkan Ejekan Sindrom Tourette Di Parlemen, PM Australia Minta Maaf
Afsel sejak Juli 2023 telah menjadi Mitra Dialog Sektoral (Sectoral Dialogue Partner) ASEAN. Status Mitra Dialog Sektoral ini diputuskan pada Pertemuan Tingkat Menteri ke-56. Kemitraan ini bertujuan untuk mempromosikan kerja sama di bidang ekonomi, politik, budaya antara ASEAN dan Afsel dalam jangka panjang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.