Dark/Light Mode

Konjen RI Cape Town Promosi Peluang Investasi Di IKN Ke ACF Dan APG

Jumat, 23 Agustus 2024 20:06 WIB
Pertemuan Konjen RI Cape Town Tudiono dengan Managing Director APG Ambrose Peterson di KJRI Cape Town, Afrika Selatan, Selasa (20/8). Foto: Konjen RI Cape Town
Pertemuan Konjen RI Cape Town Tudiono dengan Managing Director APG Ambrose Peterson di KJRI Cape Town, Afrika Selatan, Selasa (20/8). Foto: Konjen RI Cape Town

RM.id  Rakyat Merdeka - Konjen RI Cape Town, Tudiono, gencar mempromosikan peluang investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) ke para pebisnis di Afrika Selatan (Afsel). 

Teranyar, ia bersama Konsul Ekonomi, Setyo Hargyanto, bertemu dengan Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Africa Climate Foundation (ACF), Mohammad Salim Fakir. Sebuah organisasi yang mendanai pembangunan ramah lingkungan.

Dana mereka bersumber dari Global Endowment Fund yang dibiayai sejumlah organisasi pendanaan dan investor global serta dari Afrika Selatan. 

Baca juga : Ketemu Presiden Di Istana, Ketum PBNU Bicara Tambang Dan Investasi Di IKN

Dalam pertemuan tersebut, Tudiono mengajak jejaring investor ACF untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN. “Konsep IKN sebagai smart city dan forest city menawarkan peluang investasi yang sangat potensial,” papar Tudiono.

Salim Fakir menyambut baik ajakan tersebut. Ia mengaku siap untuk mendorong para pengusaha di Cape Town, terutama yang telah menerima manfaat pendanaan dari ACF, untuk berinvestasi di IKN. 

Salim Fakir selanjutnya akan melakukan pertemuan lanjutan bersama para calon investor untuk mengeksplor rencana investasi ini.

Baca juga : Film Tsunami Aceh Yang Digarap KJRI Cape Town Diputar Di FIMA Ke-43 Tahun Depan

Tak hanya itu, sehari sebelumnya, pada 20 Agustus 2024, Konjen RI juga bertemu dengan Ambrose Peterson, Managing Director Albany Power Generation (APG). 

Hal ini menindaklanjuti pertemuan Konjen RI Cape Town dengan Pj Gubernur Jatim dan Petrogas Jatim pada 2 Juli 2024 lalu, mengenai rencana investasi APG pada proyek perluasan pelabuhan di Probolinggo. 

“Mengenai investasi bersama Petrogas Jatim, proses pembahasan sempat tersendat karena permasalahan Feasibility Studies terutama terkait parameter dan penunjukan konsultan," jelas Tudiono.

Baca juga : Kinerja Telkom Kian Melesat

APG sendiri, lanjutnya, mengaku siap untuk mendanai feasibility studies bagi proyek pelabuhan Probolinggo, dengan syarat proposal yang diajukan sesuai dengan terms and conditions yang telah disepakati. 

Dalam kesempatan itu, Tudiono mengundang APG untuk berpartisipasi dalam Indonesia-African Forum (IAF) II yang akan digelar di Bali pada 1-3 September 2024, sebagai langkah lanjutan dalam menguatkan komitmen investasi mereka di Indonesia.

"Mengenai investasi di IKN, APG sangat tertarik. Selain energi ramah lingkungan, APG berminat di investasi di bidang-bidang lain terkait smart city," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.