BREAKING NEWS
 

Ngaku Sudah Bicara Dengan Putin, Trump Kejar Target Akhiri Perang Ukraina

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 9 Februari 2025 19:43 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin via telepon, untuk memastikan rencananya mengakhiri perang Ukraina, yang akan mencapai tahun ketiga pada 24 Februari mendatang.

"Saya lebih baik tidak mengatakan," kata Trump dalam wawancara eksklusif dengan New York Post di pesawat kepresidenan Air Force One pada Jumat (7/2/2025), saat ditanya sudah berapa kali bicara dengan Putin.

Trump meyakini, Putin tidak menginginkan pertumpahan darah terus terjadi. "Dia tidak ingin terus-terusan melihat orang tewas dalam perang tersebut," tuturnya.

Baca juga : Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2025 Target 34 Ribu Kursi Penerbangan Umrah

Trump kembali menekankan, perang Ukraina yang dimulai pada tahun 2022 tidak mungkin terjadi, jika pada waktu itu dia menjabat Presiden AS.

Adsense

"Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan Putin. Tidak seperti Biden yang memalukan. Dia sungguh memalukan," ucap Trump.

Presiden ke-47 AS ini mengaku sudah memiliki rencana konkret untuk mengakhiri perang Ukraina. "Saya harap, perang itu bisa segera diakhiri. Setiap hari, selalu ada saja nyawa melayang. Perang Ukraina sangat buruk, saya ingin segera mengakhirinya," papar Trump.

Baca juga : Menteri Agus Sulap Nusakambangan Sebagai Pusat Ketahanan Pangan

Kepada Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz yang mendampinginya, Trump meminta pertemuan dengan Putin segera dijadwalkan.

Sementara Wakil Presiden AS JD Vance diagendakan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Konferensi Keamanan Munich, pekan depan.

Trump mengaku ingin mencapai kesepakatan senilai 500 juta dolar AS atau Rp 8,16 triliun dengan Zelensky, untuk mengakses mineral dan gas tanah jarang di Ukraina, dengan imbalan jaminan keamanan dalam setiap penyelesaian damai yang potensial.

Baca juga : AS Mau Ambil Alih Gaza, Trump Minta Warga Palestina Cari Tempat Lain

Terkait Iran, Trump mengaku ingin membuat kesepakatan non-nuklir. "Saya lebih suka itu daripada membomnya habis-habisan. Mereka tidak ingin mati. Tidak ada yang ingin mati. Jika kita membuat kesepakatan, Israel tidak akan membom mereka," bebernya, tanpa merinci negosiasi potensial dengan Iran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense