RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump telah secara konsisten menyatakan kesediaan untuk membahas rencana mengakhiri perang Ukraina, yang telah berlangsung sejak 24 Februari 2022.
Hal ini diungkap Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dalam konferensi pers pada Rabu (12/2/2025), seperti dilansir TASS.
“Mereka akan membuat keputusan terkait masalah ini secara independen,” kata Lavrov.
Baca juga : Menko PM Pastikan Tak Ada Pemotongan Anggaran untuk Bansos
Lavrov menuturkan, Presiden Trump telah berulang kali menegaskan kesiapannya untuk melakukan panggilan telepon dan menggelar pertemuan langsung. Presiden Putin pun setali tiga uang.
“Keputusan pada akhirnya akan dibuat oleh kedua presiden. Saya yakin, mereka akan memberikan informasi yang relevan,” papar Lavrov.
Ada Yang Nggak Ngarep
Lavrov tidak setuju dengan pernyataan seorang wartawan, yang menyebut semua orang di dunia menantikan pertemuan Putin dan Trump.
Baca juga : Menko Yusril: Pemulangan Reynhard Dan Hambali Bukan Prioritas
"Apakah Anda benar-benar berpikir seluruh dunia mengharapkan hal itu terjadi? Menurut saya, tidak. Ada yang berpikir, komunikasi apa pun antara Moskow dan Washington melanggar kepentingan mereka," beber Lavrov.
Secara khusus, Lavrov menyoroti pernyataan Kepala Diplomasi Eropa Kaja Kallas, yang memastikan tidak ada hal yang dapat didiskusikan tanpa keberadaan Eropa.
“Mereka tampaknya telah merasakan tempat di hierarki dunia yang telah mereka tempati. Tidak mudah untuk keluar dari sana," cetus Lavrov.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.