Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menko PM Pastikan Tak Ada Pemotongan Anggaran untuk Bansos
Selasa, 11 Februari 2025 23:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memastikan, efisiensi anggaran tak akan memotong anggaran untuk bantuan sosial (bansos).
"Kami tegaskan tidak ada pemotongan anggaran untuk bantuan sosial. Efisiensi tidak mengurangi kinerja kita," tegas Cak Imin, sapaan akrabnya, usai mengikuti mengikuti agenda Rapat Tingkat Menteri (RTM), di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2025).
Rapat rutin itu dilaksanakan bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria, dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani.
Baca juga : Menko Yusril: Pemulangan Reynhard Dan Hambali Bukan Prioritas
Cak Imin memastikan, seluruh kementerian di bawah Kemenko PM siap melakukan penyesuaian, mendukung penuh, dan melaksanakan perintah efisiensi dari pemerintah, demi kemaslahatan bangsa.
Selain membahas soal efisiensi anggaran, rapat rutin itu juga membahas soal Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menyangkut urusan regulasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
"Dengan semakin kuatnya DTSEN ini, semakin jelas para penerima manfaat sudah (terdaftar) di Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terus kita tingkatkan kesejahteraannya," tutur Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Baca juga : Menteri Maman Siapkan Tiga Skema Dukungan Bagi UMKM di Program MBG
Dengan terintegrasinya seluruh data dari kementerian/lembaga terkait dalam DTSEN, penyaluran bantuan pun akan lebih tepat sasaran.
Berkat DTSEN juga, kata Cak Imin, anggaran akan lebih presisi, lantaran penerima bantuan yang tercatat sudah sesuai dengan data yang terintegrasi.
Dengan begitu, tak akan ada lagi data ganda yang menyebabkan kebocoran anggaran atau bujet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya