BREAKING NEWS
 

Dubes Kanada Jess Dutton Bertemu Menag, Bahas Beasiswa Universitas McGill

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 13 Februari 2025 04:04 WIB
Dubes Kanada untuk Indonesia Jess Dutton (kiri) bersama Menag Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2/2025). (Foto Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia Jess Dutton menemui Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2/2025). Kedatangan Dutton untuk menyampaikan undangan dan membahas pembaruan kerja sama beasiswa di Universitas McGill, Montreal, Quebec, Kanada.

Universitas McGill masuk dalam jajaran universitas terbaik di dunia. Kampus ini ada di ranking ke-45 dalam Peringkat Universitas Dunia Times Higher Education (THE) 2024. Universitas ini juga menduduki peringkat kedua di Kanada.

Baca juga : Dubes Rusia Sergei Tolchenov Senang Peminat Beasiswa Makin Banyak

Dubes Dutton ingin ada lebih banyak mahasiswa Indonesia yang dapat mengakses pendidikan tinggi tersebut. Program di Universitas McGill mencakup pemberdayaan ekonomi perempuan, kesetaraan gender, serta transisi energi.

“Kami berfokus pada transisi energi, pertanian berkelanjutan, rehabilitasi hutan bakau dan lahan gambut,” ujar Dubes Dutton, dikutip dari website Kemenag.

Baca juga : Dubes Yordania Sudqi Al Omoush Bertemu Menlu, Sampaikan Undangan Buat Prabowo

Presiden Universitas McGill akan mengunjungi Indonesia pada 23 Februari mendatang. Pada kunjungan tersebut, akan diadakan resepsi khusus untuk para alumni McGill yang kini berkiprah di Indonesia.

Dubes Dutton mengundang Menag untuk berpartisipasi pada acara tersebut. Menteri Nasaruddin Umar menyambut baik inisiatif ini. Dia siap menghadiri acara tersebut dan menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut.

Adsense

Baca juga : Temui Ketum Kadin, Bahas Hubungan Bisnis & Dagang

Nasaruddin menekankan pentingnya memperbarui serta memperkuat kemitraan pendidikan antara Indonesia dan Kanada.

“Dari tahun 1990 hingga 1992, bahkan hingga saat ini, masih banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di McGill. Namun, jumlahnya belum mengalami peningkatan signifikan,” kata Nasaruddin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense