Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Rusia Untuk Indonesia Sergei Tolchenov Bahas Kerja Sama Pemberantasan Narkotika
Rabu, 13 November 2024 06:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia merupakan salah satu destinasi wisata turis asal Rusia. Dari sekian banyak turis tersebut, ada beberapa yang tertangkap tangan telah menyalahgunakan obat-obatan terlarang. Kondisi ini menjadi bahasan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukom di Gedung Tan Satrisna BNN, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Berdasarkan data BNN, 40 ribu turis asal Rusia berkunjung ke Bali setiap tahunnya.
Baca juga : Temui Menhan, Menteri Transmigrasi Bahas Pengembangan Wilayah Perbatasan
“Kami siap bekerja sama dengan Indonesia melalui pertukaran informasi untuk membantu proses penyelidikan,” ujar Dubes Tolchenov.
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Rusia juga bersedia berbagi informasi dan pengetahuan dalam menangani permasalahan narkotika. Khususnya modus-modus yang kerap digunakan jaringan narkoba Rusia.
Baca juga : Sultan Bahas Kerja Sama Pertahanan Dan Pangan Bareng Senator Rusia
Dikutip dari keterangan tertulis BNN, Selasa (12/11/2024), kerja sama antara Indonesia dan Rusia di bidang pemberantasan narkoba diharapkan dapat memperkuat langkah preventif dan represif dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika. Termasuk mempersempit ruang gerak jaringan internasional yang terlibat dalam perdagangan narkoba lintas negara.
Tugas pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika lintas negara ini bentuk nyata kerja sama antara Indonesia dan Rusia.
Baca juga : Bertemu Dokter Hewan Indonesia, Wamen Viva Bahas Sentra Sapi Perah Di Daerah
Marthinus Hukom menyambut baik niatan Pemerintah Rusia memberantas kasus narkotika. Pasalnya, BNN mendapati ada beberapa turis asal Rusia yang terlibat dalam kasus narkotika.
“Sangat baik jika Pemerintah Rusia mau membantu dalam pengawasan penyebaran obat terlarang ini,” pungkas Marthinus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya