Sebelumnya
Setelah insiden itu, Zelensky langsung meninggalkan Gedung Putih. Jamuan makan yang telah disiapkan batal digelar.
Pejabat Gedung Putih segera menginstruksikan seluruh delegasi Ukraina untuk angkat kaki. Pihak Ukraina sempat memprotes dan meminta pertemuan dilanjutkan, tetapi permintaan itu ditolak mentah-mentah.
Usai kejadian itu, Trump menyebut Zelensky belum siap mengakhiri perang. “Saya telah menentukan bahwa Presiden Zelensky belum siap untuk perdamaian jika Amerika terlibat,” tulis Trump, di akun media sosialnya. “Dia bisa kembali jika dia siap untuk perdamaian,” sambungnya.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Laporan Kemenaker, Kondisinya Parah
Kabar perseteruan yang berujung Zalensky diusir dari Gedung Putih, segera menyebar. Berbagai pemimpin dunia ikut berkomentar terkait perseteruan Trump vs Zelensky.
Rusia yang menjadi musuh Ukraina, tentu saja girang dengan kabar tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyindir tingkah Zelensky. Ia menyebut Trump dan Vance menunjukkan “kesabaran luar biasa” karena tidak sampai memukul Zelensky dalam insiden yang disaksikan banyak wartawan dan terekam kamera.
Namun, sejumlah pimpinan negara di Eropa justru memberikan dukungan pada Zelensky. Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau mengatakan pihaknya mendukung penuh Ukraina.
Baca juga : Mirah Sumirat: Pesangon Pekerja Harus Segera Cair
“Perjuangan mereka untuk demokrasi, kebebasan, dan kedaulatan adalah perjuangan yang penting bagi kita semua. Kanada akan terus mendukung Ukraina dan rakyat Ukraina dalam mencapai perdamaian yang adil dan abadi,” kata Trudeau, di akun X miliknya.
Kanselir Jerman Olaf Scholz juga mengatakan hal senada. “Tidak ada yang lebih menginginkan perdamaian daripada warga Ukraina! Itulah sebabnya kita bersama-sama mencari jalan menuju perdamaian yang langgeng dan adil,” ungkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Marcon mengungkapkan, Ukraina merupakan korban. Menurutnya, keputusan membantu Ukraina merupakan hal yang tepat. “Kami, yaitu Amerika Serikat, Eropa, Kanada, Jepang, dan banyak lainnya. Dan kita harus berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan menghormati mereka yang telah berjuang sejak awal. Karena mereka berjuang untuk martabat mereka, kemerdekaan mereka, anak-anak mereka dan keamanan Eropa. Ini adalah hal-hal yang sederhana, tetapi baik untuk diingat pada saat-saat seperti ini, itu saja,” tuturnya.
Baca juga : Kemenkes Ajak Publik Ikut Serta Eliminir TBC
Dukungan juga datang dari Polandia dan Spanyol kepada Zelensky. “Teman-teman Ukraina yang terhormat, Anda tidak sendirian,” cuit Perdana Menteri Polandia Donald Tusk. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.