BREAKING NEWS
 

Pencuri Ancam Kasir SPBU Pake Ular Piton

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 17 Maret 2025 03:30 WIB
Foto tangkapan layar ketika pencuri menggunakan ular untuk menakut-nakuti kasir. (Foto Sky News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus kejahatan di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Amerika Serikat (AS), menarik perhatian. Pencuri menggunakan ular piton bola untuk menakut-nakuti kasir pom bensin.

Seorang pria meletakkan salah satu ular piton di atas meja kasir. Sementara wanita di sampingnya mengelus ular tersebut. Kemudian, pria itu meletakkan ular piton tersebut di atas meja dan menggantungkan ular piton lainnya di depan kasir.

Baca juga : Gubernur Pram Haramkan ASN Pake Mobil Dinas Buat Mudik

Ular piton bola adalah hewan tidak berbisa yang berasal dari Afrika. Hewan melata ini tumbuh hingga panjang maksimum sekitar 1,8 meter.

Adsense

Rekaman CCTV menjadi bukti pencurian minyak Cannabidiol (CBD) senilai 400 dolar AS (sekitar Rp 6,5 juta) dari sebuah pom bensin di Madison County, Negara Bagian Tennessee, AS. Kasus ini terjadi pada 4 Maret 2025.

Baca juga : Investor Tertarik Danantara Karena Pake Pendekatan Profesional

Dilansir Sky News, rekaman CCTV tersebut dibagikan secara daring oleh 731 Crime Stoppers. Organisasi nirlaba di Tennessee tersebut membantu polisi menemukan tersangka.

731 Crime Stoppers mengatakan, keempat tersangka terdiri dari dua pria kulit hitam dan dua wanita kulit hitam. Polisi sedang mencari empat tersangka, dua pria dan dua wanita.

Baca juga : Peringati K3 Nasional, SKK Migas-PetroChina Sukses Gelar First Aid Competition

Setelah melakukan pencurian, mereka melarikan diri menggunakan mobil sedan hitam dengan bagasi yang diikat tali bungee.

Minyak CBD yang dicuri merupakan bahan aktif dari tanaman ganja. Minyak ini bisa digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan seperti epilepsi, multiple sclerosis, kecemasan dan depresi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense