BREAKING NEWS
 

China: Isu Natuna Tak Goyangkan Hubungan Dengan Indonesia

Reporter & Editor :
KRISTANTO
Selasa, 7 Januari 2020 21:23 WIB
Geng Shua. Foto: VoaNews

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah China adem saja menanggapi kapalnya yang melanggar kedaulatan kita di perairan Natuna. Mereka bahkan menegaskan, hal ini tak akan menggoyangkan hubungan mereka dengan Indonesia. 

Hal ini diutarakan Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang usai acara press briefing di Kementerian Luar Negeri China di Beijing, Selasa sore, mengenai isu Natuna.

"Yang dapat saya katakan bahwa China dan Indonesia telah berkomunikasi tentang hal ini melalui saluran diplomatik," katanya seperti dikutip Antara, Selasa.

Baca juga : Jokowi Garang Juga Ke China

Ia mengakui adanya perbedaan perspektif antara kedua negara dalam melihat permasalahan yang sedang menyita perhatian publik di Indonesia itu.

"Namun perbedaan itu sifatnya parsial dan tidak esensial," ujarnya menambahkan.

Adsense

Justru menurut dia, sebagai sama-sama negara di pesisir Laut China Selatan, China dan Indonesia memikul tanggung jawab bersama yang besar dalam memelihara perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Baca juga : Rafli Mursalim Bangga Bisa Gabung dengan Persija

"Kami selalu memandang hubungan China-Indonesia dari perspektif strategis dan jangka panjang karena kami percaya bahwa Indonesia juga akan fokus pada hubungan bilateral dan stabilitas regional secara menyeluruh, mampu menyelesaikan perbedaan dengan China, dan menciptakan suasana yang kondusif dan menguntungkan kedua negara dalam menyambut perayaan ulang tahun ke-70 hubungan diplomatik ini," kata Geng.

Sebelumnya Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengatakan, pihaknya juga telah mendatangi Kementerian Luar Negeri setempat untuk membicarakan masalah tersebut.

Masalah ini mencuat setelah adanya kapal-kapal pencari ikan China melakukan aktivitas di perairan sekitar Pulau Natuna dengan pengawalan kapal Badan Keamanan Laut China.

Baca juga : Alhamdulillah, Raja Salman Akan Prioritaskan Penambahan Kuota Haji untuk Indonesia

Kapal Bakamla China tidak bersedia meninggalkan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia saat dihalau oleh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tjiptadi-381.

Kemlu RI melayangkan nota protes atas insiden tersebut melalui Kedutaan Besar China di Jakarta. [KRS]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense