BREAKING NEWS
 

Tutup Pintu Negosiasi Dagang, China Cuekin Ancaman Kebijakan Tarif Trump

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 9 April 2025 04:05 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. (Foto fmprc.gov.cn)

 Sebelumnya 
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan China mengatakan, Beijing menentang kenaikan tarif oleh Washington dan berjanji mengambil tindakan balasan guna melindungi hak-haknya.

Adsense

“China akan berjuang sampai akhir jika AS bersikeras menempuh jalan yang salah,” kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa ancaman kenaikan tarif AS terhadap China memperparah kesalahannya dan semakin mengungkap sifatnya sebagai “pemerasan” yang tidak akan pernah diterima China.

Baca juga : Perang Dagang Makin Gokil, Produk China Masuk AS Bisa Kena Tarif 104 Persen

Trump melempar ancaman kepada China usai bertemu Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Washington DC, Senin (7/4/2025). Dia meminta Beijing segera menurunkan tarif dagang balasan 34 persen untuk produk AS sesegera mungkin.

Jika hal itu tidak dipenuhi, AS bakal menambah tarif dagang sebesar 50 persen untuk pesaing terbesarnya itu. Tarif impor AS untuk China akan mencapai 104 persen jika ancaman terbaru Trump berlaku.

Baca juga : PM Anwar Minta Industri Tenang, Jamin Ekonomi Tak Goyah Meski Kena Tarif AS

Tarif itu merupakan tarif impor secara menyeluruh sebesar 34 persen untuk China yang dimumkan Trump, Rabu (2//4/2025). Ditambah dengan bea masuk sebesar 20 persen yang berlaku untuk impor dari China. Lalu, ditambah dengan ancaman tarif terbaru 50 persen. Tarif itu resmi diberlakukan pada 10 April 2025.

Ancaman Trump kepada China menambah kacau suasana pasar keuangan global yang terus merosot sejak pengumuman penerapan tarif dagang resiprokal. Saham Asia dan Eropa anjlok karena investor khawatir perang tarif antara Trump dan ratusan negara di dunia kemungkinan menciptakan resesi global.

Baca juga : Menko Airlangga: RI Tidak Siapkan Aksi Balasan Hadapi Kebijakan Tarif Trump

Bukan hanya itu, Trump juga mengancam akan membatalkan semua rencana negosiasi maupun pertemuan lainnya dengan China.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense