BREAKING NEWS
 

Dubes China Untuk Indonesia Wang Lutong Promosi Pertukaran Budaya Lewat Bahasa Hokkien

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 12 April 2025 07:27 WIB
Dubes China untuk Indonesia Wang Lutong. (Foto: Dok. Kedubes China)

RM.id  Rakyat Merdeka - Budaya Negeri Tirai Bambu sudah lama dikenal unik. Ber­dasarkan penelitian Universitas Surabaya, kegiatan pertemuan budaya China dengan budaya Nusantara sudah terjadi sejak abad ke-4. 

Saat itu, penjelajah China melakukan perjalanan ke be­berapa kerajaan di Nusantara. Kedatangan etnis Tionghoa ke Indonesia membuat budaya dari Negeri China dan budaya lokal di Indonesia berakulturasi dalam berbagai aspek. Mulai dari makanan hingga kebudayaan. 

Secara mayoritas, budaya Hokkien yang paling banyak menyebar di Indonesia. Ini juga yang menjembatani persaha­batan antara kedua negara. 

Baca juga : Dubes RI Untuk Tunisia Zuhairi Kupas Tuntas Piagam Madinah Lewat Kuliah Umum

Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia Wang Lutong mengaku senang melihat ke­dekatan budaya Indonesia dan China di Tanah Air. “Hokkien adalah salah satu dialek tertua di China yang me­nyebar di Asia Tenggara, terma­suk Indonesia,” ujar Dubes Wang dalam postingannya di akun media sosial X, Senin (7/4/2025). 

Dubes Wang memang kerap membagikan informasi terkini di akun media sosialnya mengenai kampung halamannya dan juga berbagai hal yang men­jembatani hubungan Beijing-Jakarta sejak dulu. 

Adsense

Yang terbaru, Dubes yang sebelumnya ngepos di Selandia Baru ini membagikan informasi mengenai sejumlah penyanyi muda China yang mempopulerkan lagu-lagu dalam bahasa Hokkien ke dunia internasional. 

Baca juga : Kesuksesan UMKM Unici Songket Silungkang, Upaya BRI Dorong Produk Warisan Budaya Tembus Pasar Dunia

“Sebagai bahasa sehari-hari bagi hampir 70 juta orang di seluruh dunia, bahasa ini me­megang tempat penting dalam warisan budaya China,” terang Dubes Wang. 

Dia pun berharap agar pertu­karan budaya China-Indonesia makin luas lewat Hokkien. 

“Di tengah pesatnya pertu­karan informasi lewat media sosial, akan menyenangkan melihat lebih banyak generasi muda Indonesia melihat budaya kami. Terutama melalui budaya Hokkien yang sudah lama melekat dengan budaya Indonesia,” harapnya. 

Baca juga : Pupuk Indonesia Buka Posko Mudik Di Pelabuhan Tanjung Priok, Fasilitasnya Mantap

Budaya Hokkien di Indonesia, yang berasal dari Fujian, China, memang tersebar luas di Nusan­tara. Bahasa Hokkien (Min Nan) merupakan bahasa yang umum digunakan di kalangan masyara­kat Tionghoa di Indonesia. 

Beberapa contoh kata serapan Hokkien yang ada di Indonesia antara lain: becak, kuli, amsiong dan gotong. 

Contoh makanan khas ha­sil akulturasi budaya Hokkien dengan Indonesia, antara lain bakso, bakpao, lumpia, capcay dan aneka mie.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense