Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2025 Segera Dibuka, Ini Syaratnya
Kamis, 20 Maret 2025 14:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) akan membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025.
“Pengumuman pendaftaran BIB 2025 akan dilakukan pada 21 Maret 2025. Sementara, untuk pendaftarannya dibuka mulai 1 April 2025," ujar Sekjen Kemenag, Prof Kamaruddin Amin, di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Dia menelaskan, BIB merupakan beasiswa kolaborasi antara Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Tujuannya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kemenag pada bidang sains dan teknologi, sosial humaniora, dan keagamaan.
Baca juga : Tim Kanguru Waspadai Kekuatan Skuad Garuda
“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, tanpa terkendala biaya,” lanjutnya.
Kamaruddin menjelaskan, Kemenag akan menjaring calon penerima beasiswa (Awardee) untuk studi pada jenjang S1, S2, dan S3 di dalam dan luar negeri dengan skema pembiayaan fully funded.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan para pendaftar dapat memilih jenis beasiswa yang ada. Ada tiga jenis beasiswa, yaitu: beasiswa umum, beasiswa prestasi, dan beasiswa target.
Baca juga : Castrol Indonesia-PT JMTO Hadirkan Derek Gratis di 23 Ruas Tol, Ini Daftarnya
Beasiswa umum adalah layanan beasiswa reguler yang sasarannya adalah keluarga besar Kemenag. Baik santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan, dan pegawai Kemenag.
Beasiswa prestasi adalah layanan beasiswa bagi calon pendaftar yang memiliki prestasi akademik dan non akademik. Misalnya tahfidz Al-Qur’an dan juara olimpiade, baik tingkat nasional maupun internasional.
Sedangkan beasiswa target adalah beasiswa afirmasi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Pendidikan Jarak Jauh S1 pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC).
Baca juga : Mc Donalds Indonesia Berikan BPJS Ketenagakerjaan Untuk Mitra Petani Lokal
Calon pendaftar diimbau untuk menyiapkan sejumlah persyaratan. Di antaranya:
- Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL) atau Bahasa Arab (TOAFL);
- Berumur maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3;
- Memiliki ijazah atau surat keterangan lulus;
- Bagian dari Keluarga Besar Kemententerian Agama;
- Melengkapi persyaratan administrasi lainnya.
Ruchman Basori mengajak kepada keluarga besar Kemenag (santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan dan pegawai Kemenag), untuk memanfaatkan kesempatan emas ini.
Pendaftar disarankan segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan agar bisa mendaftar tepat waktu sesuai dengan persyaratan dan mekanisme pendaftaran, yang dapat diakses pada: http://www.beasiswa.kemenag.go.id.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya