Dark/Light Mode

LSI Denny JA: Indonesia Maju, Prabowo Kudu Jadi Bapak Pemberantasan Korupsi

Senin, 17 Maret 2025 18:22 WIB
Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA saat pemaparan riset LSI Denny JA di Jakarta Timur, Senin (17/3/2024). Foto: Istimewa
Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA saat pemaparan riset LSI Denny JA di Jakarta Timur, Senin (17/3/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA menyatakan, jika dalam lima tahun ini (2025-2029) Presiden Prabowo Subianto berhasil menjadi Bapak Pemberantas Korupsi Indonesia, dan berhasil menaikkan Indeks Tata Kelola Pemerintahan (GGI) dari 53,17 ke 70,00, Prabowo akan berhasil membawa Indonesia menjadi negara maju.

Masalahnya, Indeks Tata Kelola Pemerintahan Indonesia masih rendah (53,17) dibandingkan dengan Korea Selatan (79,44), Jepang (84,11), dan Singapura (87,23).

Baca juga : Sinergi Kemenkop Dan Kadin Indonesia Siap Akselerasi Pembentukan Kop Des Merah Putih

"Korupsi bukan sekadar kejahatan finansial, ia mencuri masa depan bangsa. Jika Prabowo ingin dikenang sebagai Presiden yang membawa Indonesia melompat ke negara maju, maka Prabowo disyaratkan juga menjadi Bapak Pemberantas Korupsi Indonesia," kata Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA saat pemaparan riset di Jakarta Timur, Senin (17/3/2024).

Dalam risetnya Maret 2025, LSI Denny JA mengembangkan indeks tata kelola Pemerintahan dengan mendayagunakan enam indeks dunia yang kredibel. Negara yang gagal dalam tata kelola Pemerintahan akan gagal membangun negara yang kuat. Negara yang gagal memberantas korupsi juga akan gagal.

Baca juga : PwC Indonesia: Pasar Karbon Kunci Capai Target Emisi dan Pertumbuhan Ekonomi

Denny mengingatkan, tak peduli seberapa besar sumber daya yang dimiliki, jika Pemerintahan lemah, maka kebocoran anggaran, lambannya birokrasi, dan korupsi sistemik akan menghancurkan fondasi negara.

Indonesia kini berada di persimpangan sejarah. Di satu sisi, ambisi pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun menjadi cita-cita besar.

Baca juga : Frisian Flag Indonesia Perkenalkan Dua Produk Baru Kental Manis

"Namun, di sisi lain, masalah yang mengakar dalam sistem tetap menjadi penghambat seperti korupsi, birokrasi yang tidak efisien, serta lemahnya tata kelola pemerintahan," sebutnya.

Tata kelola Pemerintahan, adalah fondasi kemajuan sebuah bangsa. Untuk mengukurnya, Good Governance Index (GGI) menilai enam pilar utama, masing-masing dipantau oleh lembaga internasional yang telah lama mengkaji kualitas Pemerintahan dunia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.