RM.id Rakyat Merdeka - Gereja Katholik sedang menghadapi momen penting mengenai masa depannya setelah wafatnya Paus Fransiskus, Senin (21/4/2025). Serangkaian ritual dan proses penting yang telah berlangsung selama berabad-abad. Berikut beberapa momen utama.
1. Konfirmasi Kematian
Kamerlengo, pejabat yang bertanggung jawab atas administrasi Vatikan selama masa (sede vacante (tahta kosong), mengumumkan kematian paus secara resmi dengan memanggil nama baptisnya tiga kali.
2. Penghancuran Cincin Nelayan
Baca juga : Ucapkan Belasungkawa, Heikal Safar: Paus Fransiskus Tokoh Anti Penjajahan
Cincin kepausan yang digunakan untuk mengesahkan dokumen resmi dihancurkan sebagai simbol berakhirnya masa kepemimpinan paus.
3. Masa Berkabung
Gereja Katholik memasuki periode berkabung selama sembilan hari (novemdiales), di mana misa khusus diadakan untuk mendoakan paus yang telah wafat.
4. Pemakaman Paus
Baca juga : Presiden AS Donald Trump Dan Istri Akan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus
Upacara pemakaman berlangsung di Basilika Santo Petrus, dengan prosesi yang dihadiri umat Katholik sedunia. Paus biasanya dimakamkan di dalam Vatikan atau di tempat yang telah ditentukan sebelumnya
5. Konklaf untuk Memilih Paus Baru
Para kardinal berkumpul di Kapel Sistina untuk memilih pemimpin baru Gereja Katholik. Pemungutan suara dilakukan hingga seorang kandidat memperoleh dua pertiga suara, dan diumumkan dengan diawali asap putih.
Baca juga : Kenangan 12 Hari Bersama Paus
Setiap tahap ini memiliki makna mendalam dalam tradisi Gereja Katholik dan menentukan arah kepemimpinan baru.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.