Dark/Light Mode

Serangkaian Ritual Usai Wafatnya Paus Fransiskus

Selasa, 22 April 2025 11:33 WIB
Ribuan orang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Selasa (22/4/2025), berkabung atas meninggalnya Paus Fransiskus. (Foto Evandro Inetti/Zuma Press Wire)
Ribuan orang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Selasa (22/4/2025), berkabung atas meninggalnya Paus Fransiskus. (Foto Evandro Inetti/Zuma Press Wire)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gereja Katholik sedang menghadapi momen penting mengenai masa depannya setelah wafatnya Paus Fransiskus, Senin (21/4/2025). Serangkaian ritual dan proses penting yang telah berlangsung selama berabad-abad. Berikut beberapa momen utama.

1. Konfirmasi Kematian

Kamerlengo, pejabat yang bertanggung jawab atas administrasi Vatikan selama masa (sede vacante (tahta kosong), mengumumkan kematian paus secara resmi dengan memanggil nama baptisnya tiga kali.

2. Penghancuran Cincin Nelayan

Baca juga : Ucapkan Belasungkawa, Heikal Safar: Paus Fransiskus Tokoh Anti Penjajahan

Cincin kepausan yang digunakan untuk mengesahkan dokumen resmi dihancurkan sebagai simbol berakhirnya masa kepemimpinan paus.

3. Masa Berkabung

Gereja Katholik memasuki periode berkabung selama sembilan hari (novemdiales), di mana misa khusus diadakan untuk mendoakan paus yang telah wafat.

4. Pemakaman Paus

Baca juga : Presiden AS Donald Trump Dan Istri Akan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Upacara pemakaman berlangsung di Basilika Santo Petrus, dengan prosesi yang dihadiri umat Katholik sedunia. Paus biasanya dimakamkan di dalam Vatikan atau di tempat yang telah ditentukan sebelumnya

5. Konklaf untuk Memilih Paus Baru

Para kardinal berkumpul di Kapel Sistina untuk memilih pemimpin baru Gereja Katholik. Pemungutan suara dilakukan hingga seorang kandidat memperoleh dua pertiga suara, dan diumumkan dengan diawali asap putih.

Baca juga : Kenangan 12 Hari Bersama Paus

Setiap tahap ini memiliki makna mendalam dalam tradisi Gereja Katholik dan menentukan arah kepemimpinan baru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.