Sebelumnya
Menurutnya, aktivitas kerja di lapas berperan penting bagi para Warga Binaan agar mereka bersemangat, memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan kehidupan sosial.
“IPPAFest memberikan kesempatan agar produk lapas lebih dicintai dan digunakan masyarakat. Juga membantu reintegrasi Warga Binaan,” ucap Eriko.
Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Dukung Rencana Prabowo Relokasi Sementara Warga Gaza
Dia teringat lapas-lapas di Jepang yang juga menghasilkan beragam produk Warga Binaan. Antara lain kerajinan tradisional, furnitur, makanan, deterjen, dan kebutuhan sehari-hari, yang dipasarkan dengan merek CAPIC (Correctional Association Prison Industry Cooperation Project/Proyek Kerja Sama Asosiasi Pemasyarakatan untuk Industri Lapas).
“Produk hasil kerja lapas dikenal dengan harga terjangkau dan berkualitas tinggi, sehingga banyak produk menjadi populer di masyarakat Jepang,” ungkapnya.
Baca juga : HPSN 2025, Hanif & Roro Gelar Aksi Bersih Pasar di Pasar Atas Cimahi
Rasa takjub akan IPPAFest 2025 disampaikan Eriko kepada First Secretary Kedutaan Besar Jepang Kakeru Fujiyama.
“Sayang sekali tidak bisa datang. Saya kira acaranya cuma hari Senin. Menarik sekali semua kantor daerah berkumpul dengan produk-produk uniknya. Saya bisa melihat keberagaman budaya Indonesia,” ucap Kakeru.
Baca juga : APBN 2024 Ditutup Dengan Sehat, Menkeu Happy
Dari penjelasan dan fotovideo Eriko, Kakeru merasa IPPAFest 2025 bagaikan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Saya sangat menikmati suasananya. Produk meriah, dekorasi cantik. Tahun depan saya ingin melihat acaranya,” ucap Kakeru.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.