BREAKING NEWS
 

75 Tahun Hubungan Diplomatik, RI - Norwegia Perkuat Kerja Sama Lingkungan 

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Minggu, 4 Mei 2025 08:04 WIB
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq (kiri) dan Menteri Iklim serta Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen saat menandatangani kerja sama, di Norwegia Jumat (2/5/2025). (Foto: Dok. Kementerian LH)

RM.id  Rakyat Merdeka - Memperingati 75 tahun hubungan diplomatik, Indonesia memperkuat kerja sama lingkungan dengan Norwegia. 

Kedua negara menandatangani Letter of Intent (LoI) mengenai kerja sama di sektor perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. 

Penandatanganan dilakukan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Iklim serta Lingkungan Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, di Norwegia, Jumat (2/5/2025)

Baca juga : PDIP Jamin Dukung Prabowo

Menteri Hanif melakukan kunjungan resmi ke Norwegia untuk memperdalam kolaborasi bilateral dalam bidang lingkungan.  

LoI tersebut mencerminkan kesepakatan kedua negara untuk meningkatkan kolaborasi dalam penanggulangan dan adaptasi terhadap perubahan iklim, tata kelola lingkungan yang baik, pelestarian keanekaragaman hayati, serta perlindungan ekosistem gambut dan mangrove, pengelolaan limbah, dan pengembangan ekonomi sirkular. 

Adsense

Hanif menegaskan bahwa LoI ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penanganan perubahan iklim dan mendorong pembangunan berkelanjutan, baik di Indonesia maupun secara global. 

Baca juga : Pemuda Ujung Tombak Penjaga Kelestarian Lingkungan

“Kita perlu memperkuat penerapan Nilai Ekonomi Karbon sebagai bagian dari kontribusi nasional (NDC) Indonesia, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2021. Bersama Norwegia, kita telah mengembangkan sistem dan metodologi perdagangan karbon yang kokoh,” ujar Hanif. 

Hubungan diplomatik kedua negara dimulai sejak tahun 1950, dengan kerja sama lingkungan sebagai salah satu pilar utama. Tahun ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Norwegia. 

Sejak tahun 2022, Norwegia menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengurangan emisi karbon Indonesia dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan (FOLU), dengan kontribusi pendanaan yang telah mencapai 216 juta dolar AS atau sekitar Rp3,5 triliun. 

Baca juga : 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Tiongkok Mitra Penting Berbagai Bidang

Selain bertemu dengan Menteri Lingkungan Norwegia, Hanif juga melakukan pertemuan dengan Andreas Motzfeld Kravik, State Secretary Kementerian Luar Negeri Norwegia.

Ia mengunjungi perusahaan pengelola daur ulang, TOMRA. Hanif turut didampingi Duta Besar RI untuk Oslo, Teuku Faizasyah, serta delegasi dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense