Dark/Light Mode

Sukur Nababan Di Podcast Ngegas

PDIP Jamin Dukung Prabowo

Jumat, 2 Mei 2025 07:30 WIB
Ketua DPP PDIP Sukur Nababan saat menjadi narasumber di Podcast Ngegas Rakyat Merdeka.
Ketua DPP PDIP Sukur Nababan saat menjadi narasumber di Podcast Ngegas Rakyat Merdeka.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Sukur Nababan memastikan partainya siap menggelar Kongres ke-VI untuk menyambut agenda politik nasional. Saat ini dipastikan, internal Banteng dalam kondisi solid. Berada di dalam atau luar pemerintahan, akan tetap dukung Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan ini disampaikan Sukur saat menjadi nara­sumber di Podcast Ngegas Rakyat Merdeka yang dipandu wartawan Rakyat Merdeka, Siswanto, Rabu (30/4/2025).

Sukur mengakui, pelaksanaan kongres kali ini terpaksa mundur dari yang seharusnya digelar ta­hun 2024. Penundaan itu, terjadi karena padatnya agenda politik yang harus dihadapi partai se­lama tahun 2024.

"Sebenarnya tertunda kongres ini bukan karena ada masalah di internal, tetapi karena ada tugas-tugas partai. Tugas-tugas politik yang harus kita selesaikan se­bagai kader dan sebagai partai politik," ungkap Sukur.

Baca juga : Program Tebus Ijazah Sekolah Dapat Apresiasi

Sebagai Ketua DPP yang mengurus organisasi dan anggota, Sukur mengaku tahu persis bagaimana psikologis kadernya pasca Pemilu dan Pilkada seren­tak 2024. Meskipun menghadapi berbagai ujian selama Pemilu, Sukur bilang, kader tetap solid dari tingkat pusat hingga ke akar rumput. Kata dia, salah kaprah kalau ada yang menyebut PDIP pecah karena pemilu.

"Saya tahu persis kami kom­pak, kami solid. Orang saja yang sok pintar," sindirnya.

Anggota Komisi IV DPR ini menambahkan, fokus PDIP sekarang adalah membangun konsolidasi untuk menghadapi dinamika politik ke depan yang semakin ketat. Hal itu perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi di antara para kader dalam menghadapi tantangan ke depan.

"Akan tetapi intinya bukan kapan waktu pelaksanaannya. Karena kapan pun, kongres bisa dilaksanakan," ujarnya.

Baca juga : Kalah Lawan Kotak Kosong, Mantan Wali Kota Maju Lagi

Meski menegaskan tidak ada konflik internal, Sukur tak me­nampik adanya gangguan dari pihak eksternal yang mencoba melemahkan PDIP. Dia pun mengingatkan sebesar apapun usaha mereka "mengawut-awut" partainya, pasti tidak bakal berhasil. Sebab, seluruh kader dari tingkat pusat sampai daerah tetap satu komando.

"Tidak ada gonjang-ganjing di PDI Perjuangan dan mau seperti apapun orang mengganggu, nggakakan bisa lah. Saya bisa pastikan itu," tegasnya.

Lebih lanjut, Sukur memasti­kan kasus hukum yang menimpa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tidak memengaruhi jalannya program partai, termasuk ren­cana pelaksanaan kongres. Dia juga menegaskan, operasional partai tetap berjalan normal mes­ki posisi Sekjen saat ini ditangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Meski demikian, Sukur tidak menampik secara psikologis, ka­sus tersebut membawa dampak bagi kader PDIP. "Pada saat kita merasa sebuah ketidakbenaran telah terjadi, psikologis kita, mentalitas kita kan pasti akan terganggu," ungkapnya.

Baca juga : Kejagung Masih Teliti Unsur Korupsi

Sukur mengungkapkan salah satu penyebab partainya sam­pai sekarang tetap solid adalah keberadaan Megawati sebagai sosok perekat. Tak heran, semua kader pun kompak untuk me­minta Presiden ke-5 RI itu kem­bali memimpin partai dalam kongres nanti.

Bagi PDIP, Mega punya kha­risma dan gaya kepemimpinannya telah merekatkan menyatu­kan seluruh struktur partai hingga ke akar rumput. "Bagi saya ini bukan masalah dukung-mendukung, tapi soal ideologi dan perekat kader. Partai ini butuh Ibu Megawati agar tetap menjadi partai ideologis dan solid," ujarnya.

Menjawab kekhawatiran soal usia Megawati yang tak lagi muda, kepemimpinan bukan sekadar soal fisik. Namun, men­talitas dan kematangan berpikir.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.