Sebelumnya
Prabowo lalu menjelaskan, Indonesia adalah salah satu negara terbesar di dunia jika dihitung berdasarkan populasi warga. Bahkan, tiap tahun ada sekitar 5 juta kelahiran di Indonesia.
Pemerintah Indonesia, lanjut Prabowo, bekerja keras menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat. Prabowo mengundang perusahaan-perusahaan Rusia untuk berinvestasi di Indonesia. Indonesia ingin menjadi mitra strategis, bukan meminta bantuan.
“Kami terbuka untuk bisnis. Kami mengundang semua kelompok dari mana saja, terutama entitas Rusia," katanya.
Baca juga : Kalau Dukung Israel Serang Iran, Trump Disemprit Putin
Ia juga mengungkapkan, memiliki hubungan yang baik dengan para pengusaha Rusia sejak sebelum terpilih menjadi Presiden Indonesia. Karena itu, dirinya mengenal perusahaan-perusahaan Rusia dengan baik. “Kami ingin melihat Rusia lebih banyak berpartisipasi dalam ekonomi kami," ujarnya.
Prabowo juga menyinggung perang Iran-Israel. Dia berharap, resolusi damai segera tercapai atas Iran-Israel yang eskalasinya semakin memanas. "Kami sangat menyesalkan munculnya dan meningkatnya konflik di seluruh dunia, terutama di Timur Tengah. Kami berharap semua pihak dapat mencapai resolusi damai sesegera mungkin," harapnya.
Dalam kesempatan ini, Prabowo juga memuji Rusia dan China. Menurut dia, kepemimpinan Rusia dan China tidak pernah memiliki standar ganda. Kata dia, Rusia dan China selalu membela pihak yang tertindas. Begitu pun memperjuangkan keadilan bagi seluruh bangsa di dunia.
Baca juga : Senin, Kejagung Panggil Nadiem
"Jadi saya sampaikan ini dari hati saya, Indonesia ingin menjadi mitra yang baik dan mitra yang kuat," tutur Prabowo.
Untuk diketahui, Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg ke-28 ini akan berlangsung pada 18-21 Juni 2025 di Rusia. SPIEF adalah forum yang mempertemukan komunitas bisnis global. Pada forum tersebut, dibahas berbagai isu ekonomi utama dunia dan isu ekonomi yang dihadapi negara berkembang.
SPIEF telah digelar sejak 1997, dan sejak 2006, acara ini digelar di bawah naungan Presiden Rusia. Setiap tahun, forum ini menghadirkan lebih dari 380 acara bisnis serta melibatkan lebih dari 1.000 pakar dan pembicara dari berbagai bidang. Selain itu, area pameran bisnis yang digunakan mencapai 100.000 meter persegi, menampilkan partisipasi perusahaan besar, otoritas pemerintah, dan perwakilan regional.
Baca juga : Dimulai Kemarin, Evakuasi WNI Dari Iran Pakai Bus Dan Hercules
Sebelumnya, Prabowo telah diterima Putin di Istana Konstantinovsky, Kamis (19/6/2025). Agenda SPIEF ini menjadi agenda pamungkas dalam kunjungan kenegaraan Prabowo di Rusia. [UMM/FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.