BREAKING NEWS
 

Gara-gara Trump Belain Israel

79 Persen Warga Amerika Cemas Iran Balas Dendam

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 25 Juni 2025 05:21 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) didampingi Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, berpidatodi Gedung Putih, Washington DC, Sabtu (21/6/2025), usai militer AS menyerang fasilitas nuklir Iran. (Foto Pool via Reuters)

 Sebelumnya 
Sementara itu, pada 23 Juni 2025, tiga anggota senior Partai Demokrat di DPR AS, yaitu Jim Himes, Gregory Meeks, dan Adam Smith mengajukan War Powers Resolution untuk menghentikan keterlibatan militer AS dalam konflik dengan Iran tanpa persetujuan Kongres.

Resolusi ini muncul sebagai respons atas keputusanPresiden Donald Trump yang memerintahkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan sebelumnya,btanpa konsultasi dan minta restu Kongres.

Adsense

Baca juga : Serangan Amerika Dibalas 20 Rudal

“Presiden Trump tidak boleh dibiarkan memulai perang dengan Iran, atau negara mana pun, tanpa persetujuan Kongres,”ujar Adam Smith, Ketua Fraksi Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata DPR.

Gregory Meeks, Ketua Fraksi Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri, menambahkan bahwa tindakan Trump tidak memiliki strategi yang jelas dan justru memperburuk eskalasi tanpa arah diplomatik yang nyata.

Baca juga : Perang Lawan Israel Makin Sengit, Warga Iran Eksodus Mengungsi Ke Turki

Jim Himes, yang memimpin Komite Intelijen DPR, menyoroti bahwa serangan tersebut tampak lebih didorong impulsi politik ketimbang perencanaanstrategis.

“Tindakan serius menuntut perdebatan serius, bukan keputusan sepihak dari presiden,” sentilnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense