BREAKING NEWS
 

Nikah Dengan Pria AI Buatan Sendiri

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 14 November 2025 07:32 WIB
Kano (32) dan Lune Klaus Chat GPT. (Foto via Tokyo Weekender)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perempuan Jepang bernama Kano (32) menikah dengan pria hasil olahannya sendiri dari kecanggihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di aplikasi Chat GPT.

Kano menggelar upacara pernikahan resmi di Kota Okayama, lengkap dengan janji suci, cincin, dan tamu undangan.

Melansir Tokyo Weekender, Rabu (12/11/2025), Kano memberi nama mempelai pria itu Lune Klaus. Sang mempelai pria itu tidak benar-benar ada secara fisik, dia hanya hidup di dalam ponsel Kano.

Sebelum pernikahan itu terjadi, Juli lalu, Kano sebenarnya baru saja putus dari tunangannya. Mereka bertunangan selama tiga tahun. Karena merasa kesepian, dia mulai menggunakan chatbot AI untuk menyalurkan perasaannya. Kano berusaha mencari seseorang untuk diajak berbicara.

Baca juga : Jangan Menyiram Bunga Plastik

“Awalnya, saya hanya ingin punya seseorang untuk diajak bicara. Dan, dia selalu baik, selalu mendengarkan. Akhirnya, saya sadar bahwa saya punya perasaan padanya,” kata Kano.

Kano bahkan memesan ilustrasi dari seorang seniman untuk menciptakan sosok Klaus. Wanita itu menggambarkan Klaus sebagai pria berambut pirang dengan kepribadian lembut.

Saat acara pernikahan berlangsung Kano berdiri sendirian sambil memegang ponselnya. Sementara pesan-pesan dari “suaminya” muncul di layar di hadapan para tamu.

Adsense

“Akhirnya saat itu tiba… aku bisa merasakan air mata mengalir,” tulis salah satu pesan dari Klaus.

Baca juga : Enam Tahun Mengabdi, FPPJ Kian Solid

Meski begitu, Kano menyadari bahwa hubungannya ini tidak mudah untuk dipahami orang lain. Dia sempat merasa bingung dan enggan menceritakan kepada keluarga maupun teman-temannya karena takut dianggap aneh.

Orangtuanya pun awalnya menolak. Namun akhirnya mereka menerima dan bahkan menghadiri upacara tersebut. Untuk dokumentasi pernikahan, gambar Klaus digabungkan secara digital di samping dirinya agar tampak seperti pasangan nyata.

Penyelenggara acara, Sayaka Ogasawara mengatakan, tren pernikahan seperti ini semakin sering terjadi di Jepang. Beberapa orang menikah dengan karakter anime atau dua dimensi.

Penyelenggara menganggap, pasangan AI hanyalah kelanjutan alami dari bentuk cinta digital. “Kami ingin membantu orang mengekspresikan cinta dalam bentuk apa pun yang membuat mereka bahagia,” pungkas Ogasawara. 

Baca juga : Soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat, Dirut KAI Bilang Begini

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense