RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia menawarkan lebih banyak lagi kesempatan warga Kamboja kuliah di Indonesia melalui program beasiswa The Indonesian Aid Scholarship (TIAS). Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kamboja Santo Darmisumarto saat bertemu Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kamboja Hang Chuon Naron.
Dubes Santo melakukan penandatanganan perjanjian hibah antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kamboja, Selasa (30/12/2025).
“Program TIAS akan semakin memperkuat upaya bersama dalam pengembangan sumber daya manusia Kamboja. Sekaligus menumbuhkan hubungan antar masyarakat yang lebih erat melalui interaksi di lingkungan kampus,” jelas Dubes Santo, dikutip dari keterangan tertulis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Rabu (31/12/2025).
TIAS, lanjutnya, merupakan program beasiswa yang bertujuan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di sektor pendidikan.
Baca juga : Pemkab Tanah Datar Apresiasi Indonesia CARE Atas Aksi Kemanusiaan Di Sumbar
Terinspirasi semangat Konferensi Asia–Afrika, program ini dirancang untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan dari negara-negara mitra prioritas Indonesia, termasuk Kamboja.
Melalui program TIAS, pejabat Pemerintah Kamboja serta individu yang dicalonkan Pemerintah Kamboja berkesempatan kuliah di berbagai universitas dan politeknik di Indonesia untuk jenjang diploma, sarjana, dan pascasarjana.
Para calon mahasiswa asal Kamboja bisa mulai mendaftar untuk tahun akademik 2026/2027. Periode pendaftaran yang dimulai Februari atau Maret nanti.
Dubes Santo mendorong masyarakat Kamboja untuk memanfaatkan berbagai peluang beasiswa yang ditawarkan Pemerintah Indonesia dan institusi pendidikan di Tanah Air.
Baca juga : Buku Sejarah Indonesia Setebal 10 Jilid Diluncurkan
Bidang studi yang ditawarkan mencakup studi ekonomi, antara lain akuntansi, manajemen, dan studi pembangunan. Selain itu, ilmu kesehatan, hukum, informatika, dan teknik.
TIAS merupakan beasiswa penuh yang memberikan dukungan komprehensif guna menunjang keberhasilan studi para penerima. Beasiswa ini mencakup kebutuhan akademik dan penunjang kehidupan, sehingga penerima dapat sepenuhnya fokus pada studi sekaligus beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia.
Program TIAS saat ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2030, dengan penerimaan beasiswa yang dilaksanakan setiap tahun. Informasi lebih lanjut mengenai TIAS dapat diakses melalui laman tias.kemenkeu.go.id.
Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Filipina
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.