RM.id Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan akan menggelar perundingan damai di Pakistan. Langkah ini memunculkan harapan agar konflik di kawasan Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari sebulan itu, segera berakhir.
Kabar tersebut diungkap Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar. Ia menyatakan, Pakistan siap menjadi tuan rumah dialog antara kedua negara.
“Pakistan sangat gembira. Baik Iran maupun AS menyatakan kepercayaan kepada Pakistan untuk memfasilitasi pembicaraan. Kami merasa terhormat men jadi tuan rumah dalam beberapa hari mendatang untuk penyelesaian konflik,” ujar Ishaq Dar, dikutip dari The Telegraph, Senin (30/3/2026).
Baca juga : Lebanon Digempur Israel 1 Prajurit TNI Meninggal, 3 Terluka
Pernyataan itu disampaikan usai konsultasi empat pihak bersama Arab Saudi, Mesir, dan Turki di Islamabad, Minggu (29/3/2026). Para menteri luar negeri yang hadir juga menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Pakistan.
Ishaq Dar menambahkan, forum tersebut sepakat membentuk komite yang terdiri atas empat pejabat senior dari masing-masing kementerian luar negeri guna merumuskan teknis pelaksanaan dialog melalui kesepahaman bersama.
Ia menegaskan, Pakistan di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Shehbaz Sharif terus aktif menjalin komunikasi dengan mitra regional dan internasional untuk mengakhiri konflik. Kata dia, diplomasi adalah satu-satunya jalan terbaik untuk mengakhiri konflik.
Baca juga : Syaifullah Tamliha: Tidak Boleh Latah Setiap Kasus Dibentuk TGPF
“Islamabad terlibat aktif dalam berbagai inisiatif dan terus berkomunikasi intensif dengan AS dalam upaya de-eskalasi,” katanya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Pakistan bersama Arab Saudi, Mesir, dan Turki berperan sebagai mediator antara AS dan Iran dalam negosiasi penghentian konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Pakistan dinilai strategis karena memiliki hubungan baik dengan Presiden AS Donald Trump serta hubungan historis dengan Iran.
Terbaru, para menteri luar negeri dari keempat negara kembali bertemu di Islamabad. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan keprihatinan atas dampak kemanusiaan dan ekonomi akibat konflik.
Baca juga : Hendardi: Pemerintah Harus Membentuk TGPF
“Permusuhan yang berkelanjutan hanya akan menyebabkan kehancuran dan ketidakstabilan yang lebih besar,” demikian pernyataan bersama para menteri.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud juga bertemu dengan PM Shehbaz Sharif dan Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir. Sharif menegaskan solidaritas penuh Pakistan terhadap Arab Saudi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.