BREAKING NEWS
 

Trump Yakin PM Inggris Mundur: Starmer Gagal Total Soal Imigrasi & Energi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 21 Juni 2026 21:52 WIB
PM Inggris Keir Starmer (Foto: IG @keirstarmer)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meyakini Keir Starmer akan segera menanggalkan jabatannya sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris. Prediksi ini disampaikan Trump lewat akun Truth Social pribadinya, di tengah maraknya spekulasi soal masa depan Starmer setelah rival politik utamanya di internal Partai Buruh: Andy Burnham memenangkan pemilihan sela parlemen di Makerfield.

Lebih dari 100 anggota parlemen dari partainya sendiri (Partai Buruh) beserta sejumlah menteri kabinet dilaporkan telah mendesak Starmer untuk mundur, ketimbang menghadapi kudeta internal secara terbuka. Starmer pun disebut-sebut akan mengambil keputusan penting terkait jabatannya pada Senin (22/6/2026) besok.

"Keir Starmer akan mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Inggris. Dia gagal total dalam dua hal yang sangat penting - IMIGRASI DAN ENERGI (BUKA LAUT UTARA UNTUK MINYAK!). Saya mendoakan yang terbaik untuknya!" tulis Trump, Minggu (21/6/2026).

Baca juga : Temui Premier Alberta, Dubes Muhsin Syihab Dorong Kerja Sama Energi

Kegagalan Starmer di bidang imigrasi antara lain terindikasi dari lonjakan pengungsi ilegal lintas Selat Inggris, serta pembengkakan biaya penampungan yang memicu kemarahan publik. Berbagai jajak pendapat menunjukkan tingginya tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan imigrasi Starmer. 

Adsense

Di sektor energi, Trump menilai Starmer terlalu pasif dan anti bahan bakar fosil. Sebab, pemerintahan Starmer cenderung membatasi izin eksplorasi minyak dan gas baru di Laut Utara, serta menaikkan pajak keuntungan tak terduga (windfall tax) bagi perusahaan minyak hingga 78 persen demi mengejar target net zero emission.

Karena itu, Trump meminta Inggris segera membuka ladang minyak di Laut Utara, untuk menurunkan harga energi yang saat ini melambung tinggi.

Diskusi Dengan Keluarga 

Baca juga : Jokowi Ingin Tuntaskan Soal Ijazah di Pengadilan

Meski tim Starmer yakin kemenangan telak di Pemilihan Nasional 2024 memberinya mandat untuk tetap menjabat hingga 2029, Menteri Perdagangan Peter Kyle mengatakan, saat ini Starmer pusing memikirkan tantangan politik yang dihadapinya saat ini.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengungkap, saat ini Starmer menghabiskan akhir pekan untuk memikirkan dan mendiskusikan jabatannya dengan pihak keluarga. Kejelasan sepertinya baru akan diperoleh, setelah Starmer bicara dengan Burnham. 

"Keir suka memikirkan banyak hal," kata sumber tersebut, seperti dilansir Reuters.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense