BREAKING NEWS
 

Lega, Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Negara

Melania Trump: Saya Orang Yang Paling Banyak Di-Bully Di Dunia

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MUHAMMAD RUSMADI
Selasa, 10 November 2020 16:20 WIB
Ibu Negara, Melania Trump. [Foto: Brendan Smialowski / AFP melalui file Getty Images]

RM.id  Rakyat Merdeka - Tak biasa dan tak dapat diduga. Itulah deskripsi yang paling cocok untuk Melania Trump.

Yang jelas, Ibu Negara Amerika Serikat (AS) ini kini tak punya banyak waktu lagi untuk berkemas dari Gedung Putih. Untuk kemudian menentukan, apa yang bakal dia lakukan setelah keluar dan tak lagi mengemban gelar Ibu Negara.

Pemilik nama asli Melanija Knavs ini merasakan hari-hari gaduh selama beberapa pekan belakangan. Tapi, baginya ini sama saja dengan kehidupannya di Gedung Putih selama empat tahun belakangan.

Baca juga : MUI: Jika Corona Meluas, Siapa Yang Pasang Badan

Terakhir, hanya Rabu pagi pekan lalu (4/11) dia nampak bersama Trump di Gedung Putih. Sejak itu, dia tidak nampak lagi batang hidungnya.

Selagi Presiden Trump mati-matian membantah hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 3 November lalu dengan rangkaian cuitan yang diketik dengan huruf kapital semua, Melania tidak nampak ikut dalam “kehebohan” yang dibuat Trump. Dia juga tidak terlihat ikut dalam konferensi pers Rabu malam (4/11), di mana Trump mengngamuk hasil penghitungan suara.

Selain cuitan yang menyebut "semua suara sah harus dihitung" pada pekan lalu, Melania hanya mencuit sekali saja. Itu juga cuitan soal kunjungannya ke sebuah rumah sakit di Boston tahun lalu.

Baca juga : WHO: India Negara Dengan Jumlah Positif Paling Banyak Di Dunia

Melihat kenyataan bahwa Joe Biden telah mengalahkan suaminya, apa yang bakal Melania lakukan setelah ini? Balik menetap di Trump Tower? Atau pindah ke resort di Florida, Mar-a-Lago?

Profesor Sejarah dari Ohio University, Katherine Jellison memprediksi, Melania bakal memilih kembali ke kediaman mereka di New York. Meski sesekali ke Florida.

"Kemungkinan dia kembali bakal menjalani kehidupan normalnya, seperti sebelum masuk Gedung Putih," ujar Jellison.

Baca juga : Mega Minta Kadernya Menangkan Hati Rakyat Di Pilkada 2020

Meski akan merasakan kekalahan, Melania akan tetap mengurusi keluarganya. "Dia (Melania) akan lebih memilih membantu Baron menjalani masa transisi hidup di luar Gedung Putih," ujar mantan Kepala Staff Ibu Negara Laura Bush, Anita McBride, dikutip USA Today.

Tidak ada yang menyalahkan Melania, yang ingin segera melepas kehidupan seorang Ibu Negara, yang tidak memiliki tujuan jelas. Selama empat tahun belakangan, Melania terus bertarung dengan sorotan kejam media mainstream yang terus mengkritik segala tingkah polahnya. Mulai dari gaya berpakaian, cara mendekorasi Gedung Putih hingga dinyinyiri saat Trump terkena Covid-19.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense