Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Warga AS Tak Sia-sia Tewas Karena Corona
Trump: Yang Penting Ekonomi Rebound Lagi
Sabtu, 20 Juni 2020 21:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden AS Donald Trump, Jumat malam memposting video di akun Twitter-nya. Dalam video ini dia menyatakan, warga AS yang tewas karena corona tak mati sia-sia. Karena kini ekonomi sudah rebound kembali.
Video ini diposting saat angka kematian karena corona di negeri itu mencapai 119 ribu per hari. Trump memulai pidatonya dengan menggarisbawahi bahwa angka pekerjaan dan penjualan retail kembali melambung.
“Seperti yang kalian tahu, secara ekonomi, negara kita kembali rebound dan berada di posisi yang kuat. Jumlah pekerjaan dari 2 pekan lalu mencatat rekor. Tak pernah ada hal seperti ini sebelumnya,” terangnya. “Angka penjualan retail juga memuaskan.”
Baca juga : Jika Tren Corona Turun, Akhir November Turis Asing Bakal Ramai Lagi
Trump juga menegaskan, kematian warga AS karena corona tak akan sia-sia. “Negara kita akan terus berjalan dan akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” tegasnya.
Presiden AS ini berbicara seperti pegara sudah sukses menaklukkan corona. Padahal, jumlah penderita meningkat tajam di banyak negara bagian. Dan para ahli memperkirakan pandemi ini masih akan jadi ancaman serius.
Meningkatkan kasus corona terjadi di sekitar 19 negara bagian selama dua pekan terakhir. Sementara enam negara bagian membikin rekor penambahan jumlah kasus positif secara harian.Contohnya Florida (2,783 ribu), Texas (2,622), Arizona (2,392).
Baca juga : Kecewa Tak Bisa Minta Pertanggungjawaban China Soal Corona, Trump Ceraikan AS Dari WHO
Total kasus positif di AS telah mencapai 2,200 ribu orang pada Sabtu (20/6). Sementara jumlah yang tewas mencapai 121,451 tertinggi sedunia. [KRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya