Sebelumnya
Kemarin, kedua menteri itu melangsungkan pembicaraan diplomatik dan keamanan “dua tambah dua’’ dengan mitra Jepang mereka, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi dan Menteri Pertahanan Nobuo Kishi. “Kunjungan ini untuk menegaskan kembali aliansi AS dan Jepang,” kata Blinken, dalam pertemuan dengan Motegi.
Blinken juga mengatakan, nilai-nilai demokrasi terancam di Myanmar dan China.
Sementara Motegi mengatakan, dia setuju dengan Blinken untuk menentang upaya China mengubah status quo di Laut China Timur dan Selatan. “Jepang akan bekerja sama erat dalam masalah tersebut,” kata Motegi.
Baca juga : Tiga Menteri Jokowi Dukung Pondok Wisata Di Kawasan Candi Borobudur
Isu lain dalam agenda, termasuk kebebasan navigasi di kawasan itu, kudeta militer di Myanmar, dan ekonomi di tengah pandemi.
Menlu Blinken akan mengakhiri kunjungan di Korea Selatan. Sementara Austin bertolak ke New Delhi untuk bertemu Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh.
Acara Blinken di Tokyo dan Seoul sebagian besar akan bersifat virtual, agar bisa dilakukan dengan para pemimpin bisnis dan jurnalis Jepang.
Baca juga : Dukung KEK Likupang, AirAsia Buka Penerbangan Ke Manado
Di Seoul, Blinken akan berkonsultasi tentang kebijakan Presiden Joe Biden terhadap Korea Utara. Selanjutnya, Blinken akan kembali ke AS dan bergabung dengan penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat China.
Saat ini, Beijing dilaporkan meningkatkan aktivitas militer di sekitar Kepulauan Senkaku yang dikuasai Jepang, yang juga diklaim China.
Kunjungan Blinken dan Austin ke Asia dilakukan pasca pertemuan empat negara, AS, Jepang, India dan Australia, yang juga membahas masalah China. Keempat negara yang tergabung dalam kuartet informal itu antara lain ingin meredam pengaruh Beijing, yang menyediakan vaksin bagi negara miskin.
Baca juga : Sharp Indonesia Ajak Gen Z Peduli Lingkungan di Masa Pandemi
Pekan lalu Blinken mengatakan, dirinya akan membeberkan kekhawatiran terhadap tindakan dan perilaku Beijing secara jujur dan terbuka. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.