Sebelumnya
Mengutip buku yang diterbitkan PKC September lalu berjudul Extracts from Discourses by Xi Jinping on Countering Risks and Challenges and Responding to Sudden Incidents, Economist mencatat ketakutan para pemimpin China.
Mulai dari melonjaknya utang, pendekatan laissez-faire partai yang memberikan kebebasan kepada pejabat tingkat rendah berkreasi dalam masalah ekonomi. Kebebasan ini mengarah pada kolusi antara pejabat partai dan geng-geng mafia di industri properti dan transportasi.
Xi telah menyebutkan ancaman terhadap partai meliputi faksionalisme, kelemahan ideologis, dan kurangnya loyalitas anggota. Tetapi masalah ini pasti tidak akan menggoyahkan kekuatan Xi dan menyebabkan runtuhnya partai.
Baca juga : Meriahnya Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China, Anggotanya Lebih Dari 95 Juta
Sementara itu, upacara 1 Juli juga dilihat sebagai pembuka tirai Kongres Nasional PKC ke-20, yang akan diadakan pada Oktober 2022. Diharapkan Xi akan mencari jalan untuk memperpanjang masa jabatannya di kongres dan dapat menghidupkan kembali "Ketua PKC" pemimpin revolusioner Mao Zedong demi lebih mengkonsolidasikan kekuasaannya.
"Partai biasanya mengumumkan pergantian personel setahun sebelum kongres partai," kata komentator politik yang berbasis di Hong Kong, Johnny Lau.
Faktanya, PKC telah mengumumkan perubahan sebagian besar kader tingkat menengah sejak awal tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Xi menikmati kekuatan luar biasa di partai dan dapat membuat keputusan lebih mudah daripada para pendahulunya.
Baca juga : Pesan Sandi Ke Generasi Milenial: Pakai Medsos Untuk Ciptakan Hal Bermanfaat
“Saya tidak berpikir ada sesuatu yang harus dicapai Xi setelah 2022. Saat ini bukti menunjukkan bahwa dia memiliki otoritas yang tak tertandingi,” kata Miles.
Lanjut Miles, ada keyakinan kuat di kalangan elite bahwa tujuan utama Xi adalah untuk menjaga kelangsungan kekuasaan partai, dibutuhkan kepemimpinan tangguh.
“Meskipun Xi tidak sepenuhnya yakin bahwa China memiliki kekuatan untuk menandingi Amerika dan mengubah tatanan global, ia ingin membawa China lebih dekat ke pusat panggung global. Dan dalam jangka panjang berada dalam posisi untuk mengubah sistem,” tandasnya. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.