Tausiah Politik
Sebelumnya
Antara perbuatan pertama (niat) dan perbuatan kedua (actions) sedapatmungkin tidak terjadi perbedaan berarti. Apa yang ada di dalam konsep dan perencanaan itulah yang menjadi kenyataan. Satau set antara niat dan perbuatan sesungguhnya itulah jalan lurus (shirath al-mustaqim).
Baca juga : Hidup Ini Adalah Seni
Perbuatan yang tidak sesuai dengan niat semula boleh jadi disebut jalan yang dimurkai Tuhan (al-magdhub) atau jalan sesat (al-dhalin). Keselarasan antara blue print (ciptaan pertama) dengan perbuatan (ciptaan kedua) membutuhkan kepemimpinan dan manajemen. Manajmen dimaksudkan di sini tidak lain adalah adalah mengerjakan hal-hal yang baik dan benar secara konsisten. Melakukan pebuatan baik dan benar secara konsisten sesungguhnya juga memerlukan manajmen kalbu, yaitu pengelolaan kalbu secara baik dan benar. Caranya tentunya bagi umat beragama caranya ialah konsisten mengukuti tuntunan ajaran agama secara telaten.
Baca juga : Mengontrol Social Saving
Untuk mencapai husnul khatimah di dalam urusan duniawi kita maka diperlukan penetapan sasaran-sasaran atau tujuan program yang bisa dicapai yang dapat dicapai. Kita tidak boleh melupakan sasaran-sasaran tersebut. Sesederhana apapun suatu tujuan tetap kita tidak boleh melupakannya. Karena itu, jangan pernah kita tidak menghargai hal-hal yang kecil dan sederhana dalam hidup ini, karena kebanyakan yang menggagalkan hidup seseorang bukan hal besar tetapi hal-hal kecil.
Baca juga : Dimulai Dengan Niat Yang luhur
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 07 Mei 2024 dengan judul "Merawat Kemabruran Puasa (5), Berorientasi Husnul Khatimah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.