BREAKING NEWS
 

Pesan Moral Geopolitik Untuk Bangsa Rusia Dan Umat Manusia Cinta Damai

Senin, 23 September 2024 08:10 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

 Sebelumnya 
Oleh karena itu, pesan Megawati yang menekankan perdamaian, diplomasi berbasis nilai moral, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan keadilan sosial memiliki implikasi signifikan bagi ASEAN --khususnya dalam tiga aspek utama: stabilitas regional, peran sebagai kekuatan diplomatik, dan ­respons terhadap dinamika geopolitik global.

Pertama, pesan Megawati dapat memperkuat komitmen ASEAN terhadap prinsip perdamaian dan stabilitas regional. ASEAN selalu menekankan prinsip “non-interference” dan penghormatan terhadap kedaulatan negara-negara ­anggotanya sebagai landasan kerja sama regional. Prinsip ini sejalan dengan pesan Megawati yang menekankan pentingnya kesetaraan dan keadilan dalam hubungan antarnegara.

Baca juga : Astha Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran:Memantapkan Pertahanan Dan Bilateral Indonesia-Vietnam

Kedua, mempertegas pen­tingnya ASEAN sebagai aktor diplomatik yang mampu menjembatani perbedaan ­ideologi dan kepentingan global. ­ASEAN, sebagai blok regional yang tidak memihak secara langsung kepada kekuatan besar, sering memainkan peran sebagai mediator dalam berbagai ketegangan internasional. Pesan Megawati tentang kerjasama yang didasarkan pada nilai-nilai moral, meskipun ada perbedaan ideologi, dapat menginspirasi ASEAN untuk terus menjadi platform bagi dialog diplomatik yang menyeimbangkan kepen­tingan berbagai pihak. ASEAN dapat berfungsi sebagai jembatan antara negara-negara ­dengan kepentingan yang beragam, baik itu negara-negara Barat, China, maupun Rusia.

Dan ketiga, tetap relevan dalam konteks ASEAN yang menghadapi dinamika geopolitik yang semakin kompleks, ter­utama terkait konflik yang melibatkan kekuatan besar seperti Laut China Selatan. Megawati menekankan perlunya pendekatan moral dalam mengatasi konflik, dan ini bisa meng­inspirasi ASEAN untuk lebih berani dalam menyuarakan pendekatan humanis dan diplomasi damai dalam setiap upaya menyelesaikan konflik.

Baca juga : Pertahanan Indonesia Di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran: Memantapkan Alutsista Menghadapi Krisis Pertahanan Global

ASEAN, yang kerap dihadapkan pada pilihan sulit di antara negara-negara besar, dapat mengambil inspirasi dari pesan Megawati untuk lebih aktif. Terutama dalam mengedepankan solusi damai, berbasis dialog, dan menolak penggunaan kekuatan militer. Maka ASEAN pun berperan penting menjaga prinsip-prinsip dasar seperti kesetaraan, keadilan, dan perdamaian dalam setiap interaksi regional dan global.

Ini dapat membantu ASEAN –khususnya Indonesia yang sekarang sedang dilakukan oleh Presiden Terpilih Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto melakukan kunjungan diplomasi ke negara-negara ASEAN sebagai upaya untuk kekuatan stabilitas di Asia Tenggara, dan lebih luas lagi menjadi platform penting dalam diplomasi global yang mengedepankan nilai-nilai moral di tengah persaingan ­geopolitik yang semakin me­manas.

Baca juga : Kunjungan Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Memperkuat Kerja Sama Pertahanan Di ASEAN

Prof. Dr. Drs, Ermaya Suradinata, SH, MH, MS, adalah mantan ­Direktur ­Jenderal Sosial ­Politik ­Kementerian Dalam ­Negeri RI, dan Gubernur ­Lemhannas RI (2001-2005).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense