Tausiah Politik
Sebelumnya
Bahkan Nabi meminta agar sering mendatangi untuk bersilaturrahim dengannya. Sekalipun berbeda agama, kalau kerabat, tetap harus berprilaku baik dan respek terhadap mereka. Agama tidak boleh menjadi jarak antara satu sama lain. Yang penting di sini ada saling pengertian.
Kisah kedua, nyata-nyata kelompok non-muslim yang bertamu kepada Nabi menunjukkan itikad kurang baik, mendoakan Nabi binasa, lalu ‘Aisyah membalasnya dengan kalimat sepadan. Nabi bukannya menegur tamu yang kurang terpuji itu tetapi malah menegur isterinya agar tetap bersikap lemah lembut terhadap tamu.
Baca juga : Melindungi Hak-hak Sosial-Budaya Non-Muslim
Nabi menyadari betul apa arti kemanusiaan dan bagaimana cara menaklukkan jiwa yang keras. Nabi sering membalas orang yang selalu melancarkan serangan dengan cara-cara lembut, dan ternyata hasilnya sangat menakjubkan, orang-orang yang menyerang Nabi itu takluk dengan kelembutan Nabi.
Seandainya Nabi melawannya dengan kekerasan yang sama maka tentu tidak bisa kita bayangkan apa yang akan terjadi. Itulah pelajaran kepribadian dari Nabi.
Baca juga : Sikap Nabi Terhadap Non-Muslim
Jika setiap kekerasan dihadapi dengan kekerasan, jika setiap cemohan dibalas dengan cemohan, dan jika setiap penghinaan dibalas dengan penghinaan, maka ketegangan akan mewarnai kehidupan kita. Kadang-kadang kita memang harus menempatkan diri kita sebagai “kakak” yang kadangkala harus mengalah terhadap “adik”. Jika ada orang menghina kita, anggaplah mereka itu “adik” dan kita sebagai “kakak”.
Pada akhirnya sang adik akan lebih membutuhkan figur sang “kakak”. Yang menjadi masalah kalau tidak ada yang mau menjadi “kakak”, semuanya mau menjadi “adik”. Mari kita berupaya agar kita semua menjadi “kakak”, supaya kehidupan di dalam berbangsa dan bermasyarakat tenteram adanya.
Baca juga : Perlakuan Nabi Terhadap Kaum Minoritas
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Selasa, 4 Februari 2025 dengan judul "Moderasi Beragama Di Indonesia (18) Tidak Menelantarkan Non-Muslim"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.