BREAKING NEWS
 

Berguru Kepada Impersonal Teachers (11)

Berguru Kepada Laba-laba

Sabtu, 10 Mei 2025 05:00 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Seperti halnya burung merpati, laba-laba pun sangat berjasa bagi manusia, khususnya terhadap Nabi kita, Muhammad SAW. Tanpa peran laba-laba yang bisa membuat sarang di depan pintu gua persembunyian Nabi, di Gua Tsaur, maka mungkin sejarah Islam tidak seperti sekarang.

Seperti kita ketahui, Nabi Muhammad bisa meloloskan diri dari kepungan pasukan elit yang akan mengeksekusinya di tengah malam. Sebelum niat mereka terwujud, Nabi bersama Abu bakar sudah berhasil meloloskan diri kemudian bersembunyi di salah satu gunung yang dikenal dengan Gunung Tsaur.

Pada gunung ini terdapat sebuah gua sempit, di situlah Nabi Muhammad Saw bersembunyi. Ketika masuk ke dalam gua itu, laba-laba bekerjasama membuat sarang di mulut gua untuk mengecoh pengejar Nabi bahwa tidak mungkin ada orang masuk di dalam gua, karena sarang laba-laba itu masih utuh. Mereka mengurungkan niat mencari Nabi di dalam gua karena bagaimana mungkin ada manusia bisa masuk ke dalam gua tanpa merusak jaring laba-laba yang terpasang rapi. Itulah sebabnya aukama qala al-Nabi, tidak dibenarkan kita merusak sarang laba-laba tanpa tujuan tertentu, sebagai penghargaan kita atas jasa laba-laba melindungi Nabi Muhammad SAW.

Baca juga : Berguru Kepada Semut

Di samping itu, laba-laba juga dijadikan sebagai salah satu nama surah di dalam Al-Qur’an, yaitu Surah al-‘Ankabut (29). Di dalam Al-Qur’an dijelaskan: “Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.” (QS Al-’Ankabut/ 29:41)

Dipilihnya laba-laba menjadi salah satu nama surah dalam Al-Qur’an tentu ada maknanya untuk manusia. Laba-laba memiliki ratusan species. Di antaranya ada yang jinak ada yang berbahaya karena mengandung racun yang mematikan. 

Adsense

Laba-laba adalah salah satu jenis serangga yang memiliki keunikan, karena yang membuat sarang menurut para ahli biologi ialah jenis betina, bukan pejantan. Ini sesuai dengan redaksi yang digunakan Al-Qur’an “ittakhadzat” yang menunjukkan bentuk muannats/ feminine shape. Bukannya “ittakhadza” dalam bentuk mudzakkar/ masculine shape.

Baca juga : Berguru Kepada Unta

Ini menunjukkan yang membuat sarang ialah jenis betina. Pejantan tidak punya zat perekat yang bisa memintal tali temali untuk dijadikan sarang. Hasil tangkapan jaring laba-laba menjadi incaran pejantan. Konon laba-laba sekarang sengaja diternakkan untuk mengambil sarangnya karena konon menjadi bahan penting untuk baju perang tentara AS.

Pelajaran yang berharga yang bisa diperoleh dari surah al-‘Ankabut (laba-laba) ini ialah jenis betina memiliki jasa yang amat besar. Sama halnya dengan manusia, posisi ibu sangat penting. 

Dalam hadis Nabi pernah diungkapkan pertanyaan seorang sahabat: Kepada siapa kami mengabdi Ya Rasulullah, dijawab: Ibumu, ibumu, ibumu, kemudian ayahmu.

Baca juga : Berguru Kepada Burung Merpati

Umumnya nama binatang yang dijadikan nama surah dalam Al-Qur’an ialah nama-nama binatang atau serangga betina. Mungkin ini juga bisa dimaknai bahwa feminie power seringkali lebih diperlukan daripada masculine power. Ketika dunia sudah over masculine, ketika itulah kita perlu sentuhan feminine, untuk melunakkan dan melenturkan suasana kehidupan.

Kisah dan peran laba-laba mengingatkan kita bahwa laba-laba yang sekecil itu dan sarangnya yang serapuh itu bisa menjadi penyelamat umat manusia. Adalah benar bahwa silaturrahim itu, bukan hanya kepada makhluk yang kuat tetapi juga kepada makhluk yang lemah. Karena sering kali makhluk lemah menjadi faktor penting di dalam ketenangan hidup umat manusia.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Sabtu, 10 Mei 2025 dengan judul "Berguru Kepada Impersonal Teachers (11) Berguru Kepada Laba-laba"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense