Dark/Light Mode

Berguru Kepada Impersonal Teachers (2)

Berguru Kepada Pohon (Bagian 2)

Rabu, 30 April 2025 06:22 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Suatu saat, ketika melakukan penelitian kitab-kitab tafsir klasik, penulis mengunjungi sejumlah kota penting di Timur Tengah untuk melacak jejak penulis-penulis tafsir yang terkenal (mu'tabarah). 

Ketika penulis sampai ke Kota Qom, Iran, kota tempat Al-‘Allama Sayyid Muhammad Husain Thabathabai, penulis kitab Tafsir Al-Mizan, salah satu kitab tafsir tahlili yang cukup tebal, 20 jilid. 

Baca juga : Berguru Kepada Pohon

Kitab Tafsir ini sangat menarik, karena meskipun ditulis seorang Syi’ah tetapi mungkin salah satu kitab tafsir yang paling laris di dunia Sunni, termasuk di Indonesia ialah tafsir ini.

Penulis meneliti mengapa kitab tafsir ini laris di dunia Sunni. Ternyata, kitab ini meriwayatkan sejumlah hadits yang bersumber dari ulama-ulama yang selama ini populer di dunia Sunni, seperti hadist-hadist dari Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa'i dan Turmudzi. 

Baca juga : Misteri Di Balik Halal-Kosher (Bagian 2 - selesai)

Bahkan sejumlah sahabat yang jarang ditemukan di dalam kitab-kitab Syi’ah seperti Abi Hurairah ditemukan di dalam kitab tafsir ini. Sepertinya Syekh Thabathabai dalam menulis kitab tafsir ini tidak banyak terpengaruh oleh dirinya sebagai orang Syi’ah.

Saat mengunjungi rumah kediaman al-marhum wa al-magfurlah, penulis ditemani salah seorang putra dan muridnya secara langsung pada jam 12 malam. 

Baca juga : Misteri Dibalik Produk Halal-Kosher (Bagian 1)

Penulis ditunjukkan meja belajar Syekh Thabathabai dalam ukuran kecil tanpa menggunakan kursi. Berarti beliau duduk sila, terpasang di depan sebuah jendela menghadap ke sebuah pekarangan. Putranya menunjukkan karya-karya orisinal ayahnya, termasuk perpustakaan yang tidak terlalu besar terpampang di sejumlah lemari buku.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.