Tausiah Politik
Sebelumnya
Dalam mengkonsumsi makanan, Nabi mengingatkan agar makan pada saat lapar, dan berhenti sebelum kenyang, tidak mubazir, membaca basmalah sebelum makan dan atau minum, menganjurkan makan berjamaah.
Nabi menganjurkan diri untuk berolah raga, dan menganjurkan anak-anak untuk belajar berenang, menunggang kuda, memanah dan memanjat. Nabi menganjurkan bilamana pergi ke masjid, pergi dan pulang dengan jalur yang berbeda.
Baca juga : Pengalaman Dari Irano-Semit dan Afro-Erasia
Semakin panjang langkah semakin banyak pahala, artinya juga sekaligus membakar kalori yang menumpuk di badan. Nabi sendiri pernah menjadi penantang sang juara bertahan gulat tradisional, yakni Rukanah, di Mekah. Walaupun badan Nabi tidak sebesar Rukanah tetapi mampu menang KO dengan merobohkan Rukanah pada ronde ke tiga.
Dilaporkan oleh banyak sahabatnya bahwa Nabi hampir tidak pernah sakit. Akhir hayatnya pun hanya menderita penyakit panas badan (deman). Ia tidak pernah dilaporkan mengeluh sakit. Obat favorit Nabi ialah madu. Nabi sering mengobati para sahabatnya dengan beberapa ramuan, termasuk di antaranya jintan dan buah atau sayur tertentu lainnya.
Baca juga : Peran Penting Perpustakaan
Dalam menghadapi penyakit, Nabi memilah-milah jenis penyakit. Jika penyakit itu berpotensi menular ia meminta agar menghindari bersentuhan langsung dengan sang pasien. Tetapi jika penyakitnya tidak menular bebas bergaul dengan sang pasien. Motivasi dan keteladanan Nabi yang seperti tadi membuat sahabat lebih kreatif. Manusia produktif tentu mereka yang sehat.
“Pikiran yang sehat terletak di dalam tubuh yang sehat” (deman).
Baca juga : Belajar Keterbukaan Akademik dari Ilmuwan Muslim
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Selasa, 5 Agustus 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (12), Belajar Pendekatan Praktis Dari Nabi: Ilmu Medis"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.