BREAKING NEWS
 

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (14)

Menegakkan Sikap Keterbukaan Akademik

Sabtu, 9 Agustus 2025 05:20 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Meskipun ilmuwan Muslim di­anggap terbuka tetapi tidak berarti mereka kehilangan daya kritis saat mendalami setiap sumber. Ilmuwan Muslim berani mengkritisi atau memuji sebuah karya dari mana pun datangnya.

Al-Kindi diriwayatkan pernah memarahi seorang penga­rang Yunani yang karyanya hendak dirujuk. Ia memarahinya karena tidak menghormati etika keilmuwan.

Baca juga : Menegakkan Kejujuran Akademik

Sesama ilmuwan Muslim, juga saling kritis. Ibn Sina dan Biruni pernah saling berdebat keras soal astronomi, fisika, matematik, sampai filsafat. Al-Biruni mengeritik secara tajam aliran peripatetic dalam banyak egi yang didukung oleh Ibn Sina.

Keterbukaan dan saling mengkritik dalam dunia keilmuwan merupakan sesuatu yang wajar. Bahkan saat Nabi masih hidup pun juga sering terjadi perdebatan. Umar ibn Khaththab sahabat Nabi paling sering mengkritisi Nabi.

Baca juga : Belajar Pendekatan Praktis Dari Nabi: Ilmu Medis

Sering kali perbedaan pendapatnya dilerai oleh ayat yang turun khusus untuk mengklarifi­kasi perbedaan pendapat tersebut. Ironisnya, tidak sedikit ayat yang turun melerai perdebatan itu justru memihak kepada Umar, bukannya mendukung Nabi.

Ayat-ayat tersebut pernah dijadikan disertasi oleh salah seorang mahasiswa Program S3 Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ini membuktikan bahwa Allah SWT pun mentolerir perbedaan pendapat itu. Nabi juga pernah mengatakan “Perbedaan pendapat di antara umatku adalah rahmat”. Seringkali dalam perbedaan itu lahir sintesa yang memudahkan kehidupan umat manusia. Allahu a’lam.

Baca juga : Pengalaman Dari Irano-Semit dan Afro-Erasia

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 9 Agustus 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (14), Menegakkan Sikap Keterbukaan Akademik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense