BREAKING NEWS
 

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (76)

Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Ibn ‘Arabi

Minggu, 9 November 2025 05:48 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Ibn ‘Arabi, yang bernama lengkap Abu Abdillah Muhammad ibn ‘Ali ibn Muhammad ibn ‘Arabi al-Ta’i al-Hatimi, lahir di Murcia, Spanyol bagian tenggara, pada 17 Ramadan 560 H atau bertepatan dengan 28 Juli 1165 M.

Saat itu Murcia dipimpin oleh Muhammad ibn Sa‘id ibn Mardanisi. Ia dikenal dengan dua gelar: Muhyiddin (Penghidup Agama) dan Syekh al-Akbar (Guru Agung).

Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Jalaluddin Rumi

Ia berasal dari keluarga sufi. Ayahnya bekerja di Seville, dan Ibn ‘Arabi kemudian menyusul untuk tinggal dan belajar di sana. Sejak kecil, kecemerlangan berpikirnya sudah tampak. Ia juga gemar melakukan perjalanan ilmiah (rihlah) hingga ke Cordova, tempat ia pernah bertemu dengan pemikir besar Muslim, Ibn Rushd (Averroes).

Setelah itu, ia pindah ke Fez, pusat perguruan Ibn Rushd yang kala itu tengah produktif melahirkan kader-kader pemikir. Dari sana, Ibn ‘Arabi melanjutkan perjalanannya menuntut ilmu ke berbagai kota, hingga akhirnya tiba di Mekkah pada penghujung tahun 598 H / 1202 M.

Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Gazali

Di Mekkah, Ibn ‘Arabi semakin dikenal sebagai ulama dan pemikir yang brilian. Di kota suci itu pula pemikiran dan spiritualitasnya mencapai kematangan. Bagi Ibn ‘Arabi, Mekkah bukan hanya kota ibadah haji, melainkan juga “pusat kosmik”, poros spiritual semesta yang tak ada bandingannya. Ka‘bah dipandangnya sebagai pusat gravitasi ruhani.

Di sana, Ibn ‘Arabi berhasil menemukan jawaban atas pertanyaan besar yang lama ia renungkan: bagaimana menyatukan hal-hal yang tampak berlawanan (coincidentia oppositorum). Misalnya, bagaimana memahami Allah sebagai Maha Awal sekaligus Maha Akhir, Maha Lahir sekaligus Maha Batin.

Adsense

Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Fazari

Di Mekkah pula ia menulis karya-karya monumentalnya, antara lain: Al-Futuhat al-Makkiyyah, Mishkat al-Anwar, Hilyat al-Abdal, Taj al-Rasail, dan Ruh al-Quds.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense