Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Pada 9 April 2026, saya memberikan presentasi kepada 21 orang pegawai tetap BPJS Kesehatan yang telah menduduki jabatan setingkat Senior Manager, namun belum mengikuti pembelajaran Kepemimpinan Manajer Utama, serta pegawai setingkat Senior Manager yang telah mengikuti dan lulus Program Pembelajaran Penjenjangan Manajer Madya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pembelajaran Kepemimpinan Penjenjangan Manajer Utama yang merupakan Leadership Mandatory Program, sebagai bagian dari program pengembangan pegawai untuk memastikan calon pemimpin dapat beradaptasi dengan cepat dan efektif terhadap budaya, tujuan, dan strategi organisasi.
Judul presentasi saya adalah “Expert Sharing: International Networking”, yang pada dasarnya saya sampaikan dalam tiga hal.
Baca juga : Tujuh Kemajuan Imunisasi Dunia 2025
Pertama, saya menjelaskan secara cukup rinci tentang berbagai organisasi internasional di bidang kesehatan, mulai dari WHO, GAVI, UNICEF, dan lain-lain, serta mekanisme pendanaan global seperti GFATM, Bill & Melinda Gates Foundation, dan sebagainya. Saya juga menyampaikan kerja sama kesehatan regional, seperti di kawasan ASEAN, G20, dan lainnya.
Kedua, saya menyampaikan tujuh pengertian dasar tentang Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi dasar Jaminan Kesehatan Nasional kita. Sesuai definisinya, UHC berarti: (1) semua orang harus, (2) mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan lengkap yang, (3) bermutu, (4) tersedia di mana saja, dan (5) kapan saja diperlukan,(6) tanpa membebani secara finansial. Pelayanan kesehatan ini (7) harus mencakup secara lengkap, mulai dari promosi kesehatan, pencegahan, pengobatan, rehabilitasi, hingga pelayanan paliatif sepanjang siklus kehidupan.
Ketujuh prinsip dasar ini tentu merupakan pola utama pelayanan dalam Jaminan Kesehatan Nasional kita.
Baca juga : Kursi dan Kesadaran
Ketiga, saya menyampaikan tiga usulan untuk teman-teman di BPJS Kesehatan. Pertama, kita mengenal Hari Kesehatan Sedunia (7 April) dan Hari Kesehatan Nasional (12 November). Di tingkat global terdapat Universal Health Coverage Day pada 12 Desember. Saya mengusulkan agar ditetapkan Hari Jaminan Kesehatan Nasional (atau sejenisnya), misalnya pada tanggal disahkannya Undang-Undang atau tanggal lain yang relevan.
Kedua, saya mengusulkan agar BPJS Kesehatan dapat menjadi WHO Collaborating Center di bidang UHC, ekonomi kesehatan, atau bidang terkait lainnya.
Ketiga, BPJS Kesehatan perlu terus meningkatkan perannya dalam upaya promotif dan preventif, termasuk menangani kelompok anti-vaksin, membentuk pusat penyuluhan kesehatan, serta menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung gaya hidup sehat, dan berbagai kegiatan lainnya. Dengan demikian, titik berat kegiatan tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga pada menjaga masyarakat yang sehat agar tetap sehat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.