Tausiah Politik
Sebelumnya
Pemilihan momentum hijriyah sebagai awal kalender Islam, bukan berarti mengecilkan arti dan peran momentum lainnya, tetapi ini disepakati semata-mata demi memberikan citra positif ajaran Islam yang terbebas dari kultus individu penganjur utamanya, sebagaimana ditemukan dalam sistem penanggalan lain.
Baca juga : Menayangkan Wajah Nabi (1)
Jika dipilih tahun kelahiran atau tahun wafatnya Nabi Muhammad SAW, seolah-olah Nabi Muhammad memegang peran sentral di dalam ajaran Islam. Padahal diketahui bersama bahwa sendi utama ajaran Islam itu ialah Al-Qur’an, wahyu dan Kalam Allah SWT. Demikian pula pelantikan beliau sebagai Nabi dan peristiwa Isra’ Mi’raj, tidak lebih utama daripada peristiwa hijrahnya beliau ke Yatsrib (Madinah).
Baca juga : Mendiamkan Kedhaliman (2)
Jika ada orang atau kelompok yang mencoba menggambar atau melukis wajah Nabi Muhammad Saw, apapun motifnya, maka dapat dikategorikan sebagai Religious-Hate Speech (RHS), karena bisa membangkitkan amarah dan kebencian umat. Semoga kreatifitas pencinta IT tidak terlibat dalam upaya penayangan ekspresi wajah Nabi.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.