BREAKING NEWS
 

Di Kandang Lawan, Kubu 02 Melawan

ARIA BIMA: Mau Masuk Dari Mana, Kami Sudah Tutup Rapat

Reporter : NANDA PRANANDA
Editor : SUGIHONO
Jumat, 28 Desember 2018 11:05 WIB

 Sebelumnya 
Kalau ternyata tetap jadi, bagaimana?
Ya, kalau pun ada, itu tidak akan mempengaruhi kinerja kami. Januari itu sudah waktunya semua bekerja, baik itu caleg dari partai di Jawa Tengah, relawan, TKD-TKD kabupaten/kota, dan para kepala daerah semuanya bekerja. 

Dan kebetulan 10 kepala daerah di Jawa Tengah itu kebetulan pendukung Pak Jokowi. Jadi pengaruhnya cukup kuat, kami yakin tidak ada jalan masuk lagi. Makanya menurut saya tidak perlu ditanggapi lagi, toh sebenarnya nggak ada realisasinya di Jawa Tengah. 

Sandi sudah berhitung diri lah, terlalu sulit nembus Jawa Tengah. Jadi saya tidak melihat ada pemindahan posko, kecuali hanya statement yang menurut saya omdo (omong doang). Nggak mungkin Sandi berani bikin posko di Jawa Tengah.

Baca juga : SUDIRMAN SAID: Kami Berkepentingan Jawa Tengah Berubah

Meski poskonya di Solo dan dekat kediaman Presiden Jokowi, tetap nggak masalah?
Mau 2 kilometer atau di sebelahnya juga nggak masalah. Dia mau bikin di sebelah rumah Pak Jokowi, nggak masalah. Buat kami malah bagus, biar Pak Sandi belajar berpolitik dan berdemokrasi ala Solo, dan ala Jawa Tengah itu seperti apa. Sandi perlu belajar berdemokrasi yang bermartabat di Jawa Tengah, apalagi di Solo. Di sana tidak ada hoaks, tidak ada pernyataan penebar kebencian, dan fitnah.

BPN Prabowo-Sandi optimis meraih banyak suara di Jateng akibat pilgub kemarin. Bagaimana tanggapan Anda soal ini?
Nggak ada, itu suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lewat Nadhatul Ulama (NU), karena Mbak Ida NU. Sekarang kan dia sudah pulang kampung. PKB tarik diri, nggak ada suara itu. Nggak ada suara kalau dari Sudirman Said itu. Yang ada paling suara Gerindra-PKS di sana. Hitung saja perolehan suaranya.

Jadi, menurut Anda nggak ada pengaruhnya ya tanpa PKB dan NU?
Iya, nggak ada dia. Perolehannya ya 12 persen gabungan PKS sama Gerindra itu. Kebanyakan kemarin itu NU sama PKB. Apalagi capresnya ini kan Kyai Ma’ruf, balik semua itu mereka ke sini.

Baca juga : SUTOPO PURWO NUGROHO, Kepala Pusat Data, Informasi & Humas BNPB: Ancaman Bencana Meningkat, Tapi Anggarannya Turun

Mau Mustofa Bisri, mau Kyai Maimun, Habib Luthfi, mau Habib Anis, semua suara ke Kyai Ma’ruf. Jadi kedangkalan analisis, kalau menghitung perolehan suara pilkada karena Sudirman Said. Dia nggak hebat-hebat banget. Jadi, lebih karena konsolidasi NU. 

Memang apa alasan orang memilih Sudirman Said? Nggak punya track record. Ini rasional saja. Ini sama sulitnya sewaktu kami membawa Mbak Puti dengan platform Sukarnois-nya. Pattern-nya itu Soekarnois-nya, bukan Mbak Putinya. Mbak Putinya enggak punya pattern, nggak punya pola gerakan dia di sana. 

Lalu, kalau mereka jadi bangun posko di Jateng, berapa kira-kira perolehan suara kubu Anda?
Mau dia bangun atau tidak kami nggak ada urusan, itu nggak saya hitung. Saya hanya menghitung target kemenangan di Jawa Tengah, tanpa ada variabel posko. Tapi ada pun tidak pernah saya hitung, karena nggak akan terpengaruh. Karena infrastruktur pemenangan kami sudah lengkap. 

Baca juga : DEDING ISHAK, Wakil Ketua Komisi VIII :Kami Selalu Naikkan Anggarannya, Alokasi Pemerintah Standar

Dan ngggak mungkin dia akan bangun di Jawa Tengah. Itu hanya untuk membuang konsentrasi kami saja. Yang benar itu di Jawa Barat sama Jawa Timur, bukan di Jawa Tengah. Tidak akan pernah ada pembangunan posko yang serius di Jawa Tengah. Itu hanya bangun opini saja. 

Mereka mau bangun atau tidak, target kami tetap. Mereka mau masuk dari mana, wong kami rapet. Mau bikin posko di depan rumah Pak Jokowi atau di bulan, sama saja. Nggak ada pengaruhnya. Teknologi sekarang sudah canggih. IT sekarang sudah digunakan untuk semua hal. [NDA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense