Dewan Pers

Dark/Light Mode

BNPB Gagap Menangani Bencana Akibat Anggarannya Minim

SUTOPO PURWO NUGROHO, Kepala Pusat Data, Informasi & Humas BNPB: Ancaman Bencana Meningkat, Tapi Anggarannya Turun

Kamis, 27 Desember 2018 13:27 WIB
BNPB Gagap Menangani Bencana Akibat Anggarannya Minim SUTOPO PURWO NUGROHO, Kepala Pusat Data, Informasi & Humas BNPB: Ancaman Bencana Meningkat, Tapi
Anggarannya Turun

RM.id  Rakyat Merdeka - Dihantam bencana besar berkali-kali sepanjang 2018, pemerintah nampak gagap dalam menanggulanginya. Tengok saja dari mulai penanganan gempa Lombok Nusa Tenggara Barat pada Juli lalu, disambung gempa tsunami di Palu Sulawesi Tengah pada September, dan yang terbaru tsunami Selat Sunda menghumbalang daerah pesisir Banten hingga Lampung Selatan. 

Dari situ muncul isu yang menyebutkan selama ini alokasi anggaran penanganan bencana kurang.  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluhkan besaran anggaran yang menurun setiap tahun. Penurunan anggaran tersebut diputuskan dan berlaku secara merata untuk seluruh instansi. 

Berita Terkait : DEDING ISHAK, Wakil Ketua Komisi VIII :Kami Selalu Naikkan Anggarannya, Alokasi Pemerintah Standar

Untuk 2019, alokasi anggaran BNPB hanya sebesar Rp 610 miliar. Angka tersebut menurun dari tahun 2018, yang berjumlah Rp 746 miliar. Jumlah itu sangat sedikit dan tidak bisa menutupi penanggulangan bencana di Indonesia. Idealnya, BNPB diberi alokasi sebesar 1 persen dari jumlah APBN. 

”Kalau perlu Rp 2 triliun,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Dalam setiap rapat anggaran bersama Komisi VIII DPR, pihaknya selalu mengajukan tambahan anggaran. Faktanya, pagu anggaran yang disetujui Kementerian Keuangan dan Bappenas tidak sesuai. Berikut ini pernyataan Wakil Ketua Komisi VIII Deding Ishak dan Sutopo Purwo Nugroho terkait alokasi anggaran penanganan bencana. 

Baca Juga : ACE HASAN SYADZILY, Jubir Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin : Khittahnya, NU Tidak Boleh Berpolitik Praktis

Sebenarnya apakah anggaran BNPB untuk menangani bencana di Tanah Air cukup?
Apakah anggaran BNPB cukup? Sangat berkurang. Anggaran BNPB terus menurun. Di satu sisi ancaman bencana meningkat, tetapi anggaran bencana menurun. Padahal wilayah Indonesia rawan bencana seperti gempa bumi, tsunami, longsor, banjir, angin puting beliung, kebakaran hutan dan sebagainya.
 Selanjutnya